Sulawesinetwork.com - Gelombang dukungan terhadap pengakuan negara Palestina semakin menguat menjelang Sidang Umum PBB September mendatang.
Perdana Menteri Kanada, Mark Carney, baru-baru ini mengumumkan rencana negaranya untuk secara resmi mengakui Palestina sebagai negara berdaulat.
Langkah ini mengikuti jejak Prancis dan Britania Raya, yang sebelumnya juga menyatakan niat serupa.
Baca Juga: Gubernur Sulawesi Tenggara: Pencegahan Korupsi Tanggung Jawab Kolektif
Ketiga negara tersebut, bersama 14 negara Eropa lainnya, telah menandatangani deklarasi bersama yang menyerukan pengakuan terhadap kemerdekaan Palestina.
Namun, di tengah momentum ini, sejumlah negara besar dunia masih belum mengambil langkah serupa. Berikut adalah daftar negara besar yang hingga saat ini belum mengakui Palestina:
Daftar Negara yang Belum Mengakui Palestina
- Amerika Serikat: Sebagai sekutu utama Israel, AS secara konsisten menolak pengakuan Palestina. Washington berpendapat bahwa status Palestina harus diputuskan melalui negosiasi langsung antara Israel dan Palestina.
- Jerman: Meski mendukung solusi dua negara, Jerman belum secara resmi mengakui Palestina. Berlin menekankan pentingnya proses diplomatik dan negosiasi sebagai jalan menuju pengakuan.
- Jepang: Tokyo bersikap hati-hati dan mendukung upaya perdamaian melalui dialog. Jepang belum menunjukkan indikasi akan mengakui Palestina secara sepihak.
- Australia: Australia belum mengakui Palestina, meskipun ada dorongan dari beberapa partai politik di dalam negeri. Pemerintah pusat masih mempertahankan posisi netral sambil mendukung solusi dua negara.
- Korea Selatan: Sebagai sekutu AS dengan hubungan diplomatik erat bersama Israel, Korea Selatan belum mengambil langkah pengakuan dan masih mengikuti pendekatan diplomatik multilateral.
Baca Juga: Soal Pengibaran Bendera One Piece, Titiek Soeharto: Masalah Ecek-ecek, Jangan Ditanggapi
Dengan semakin dekatnya Sidang Umum PBB, publik menanti apakah negara-negara besar ini akan mengubah kebijakan mereka di tengah meningkatnya tekanan internasional. (*)
Artikel Terkait
Pemerintah Batasi Usia Anak Main Medsos dan Platform Digital
Abolisi dan Amnesti Tom Lembong-Hasto: Fahri Hamzah Sebut Langkah Bijak Prabowo untuk Satukan Bangsa
Jadi Sekjen Baru Gerindra, Sugiono Ucapkan Ini ke Ahmad Muzani
Gunung Lewotobi Laki-Laki Meletus Dahsyat, Kolom Abu Capai 10 Ribu Meter dan Langit Memerah
Anies Baswedan Sambut Bebasnya Tom Lembong: Waktu Tak Bisa Kembali, Tapi Esok Bisa Dimenangkan
Abolisi Tom Lembong dan Amnesti Hasto: Jokowi Sebut Itu Hak Istimewa Presiden
Pengibaran Bendera One Piece di Bulan Kemerdekaan Dilarang, Menko Polkam Ancam Beri Sanksi Tegas