Pangi menilai langkah Megawati untuk merangkap jabatan Sekjen bertujuan untuk mengunci PDIP dari campur tangan eksternal yang berpotensi merusak konsolidasi internal.
"Ibu Mega ini menjaga partai PDIP supaya tidak dirongrong 'barang selundupan' atau titipan atau pesanan politik dari ruang-ruang gelap kekuasaan lain," ujar Pangi.
Baca Juga: Pengibaran Bendera One Piece di Bulan Kemerdekaan Dilarang, Menko Polkam Ancam Beri Sanksi Tegas
Ia juga menyebut posisi Ketua Umum PDIP telah menjadi semacam "hak veto" bagi Megawati, yang sulit digantikan.
Absennya nama baru sebagai Sekjen PDIP dianggap sebagai upaya konsolidasi internal untuk menjaga persatuan kader dari potensi gangguan eksternal. (*)
Artikel Terkait
Prabowo Tunjuk Sugiono Jabat Sekjen Ganti Muzani, Ini Struktur Baru Partai Gerindra
Ratusan Siswa Sekolah Rakyat Mundur, Terbanyak dari Jawa dan Sulawesi
Pemerintah Batasi Usia Anak Main Medsos dan Platform Digital
Abolisi dan Amnesti Tom Lembong-Hasto: Fahri Hamzah Sebut Langkah Bijak Prabowo untuk Satukan Bangsa
Jadi Sekjen Baru Gerindra, Sugiono Ucapkan Ini ke Ahmad Muzani
Gunung Lewotobi Laki-Laki Meletus Dahsyat, Kolom Abu Capai 10 Ribu Meter dan Langit Memerah
Anies Baswedan Sambut Bebasnya Tom Lembong: Waktu Tak Bisa Kembali, Tapi Esok Bisa Dimenangkan
Abolisi Tom Lembong dan Amnesti Hasto: Jokowi Sebut Itu Hak Istimewa Presiden