"Kapasitas negara ini bukan membatasi atau merusak, tapi mendukung mereka untuk berusaha biar lancar, biar dapat untung juga," pungkasnya.
Langkah Kemnaker ini menjadi angin segar bagi banyak pencari kerja yang selama ini merasa terhambat oleh syarat-syarat diskriminatif.
Namun, penolakan dari sebagian pengusaha menunjukkan tantangan dalam mengubah paradigma rekrutmen di Indonesia.(*)
Artikel Terkait
Hari Lahir Pancasila: Menelusuri Jejak Sejarah 1 Juni 1945
Suporter Persikas Temui Dedi Mulyadi, Sampaikan Maaf dan Harapan untuk Klub
'Tolong Saya Masih Hidup': Kesaksian Dramatis Korban Selamat Longsor Tambang Gunung Kuda
Kepuasan Publik Terhadap Kinerja Presiden Prabowo Mencapai 81%, Dinilai Tegas, Antikorupsi, dan Pro-Rakyat
Haji 2025: Tantangan Sendi dan Tulang Mengintai Jemaah Lansia di Tanah Suci
Menguak Kisah Tersembunyi di Balik Hari Lahir Pancasila: Antara Kelahiran dan Pelarangan
Melacak Jejak Sejarah Garuda Pancasila: Simbol Kejayaan Bangsa
Burung Garuda: Dari Mitologi Dewa Wisnu hingga Simbol Negara Indonesia
Skema Murur dan Tanazul: Solusi Kemenag Atasi Kepadatan Haji, Bagaimana Hukumnya?
Wamenaker Geram Pernyataan HRD Viral Sebut Job Fair Formalitas: Pecat Saja!