Tak berhenti di sana, laporan BPK itu juga menemukan kelebihan pembayaran sebesar Rp210 juta dalam komponen perjalanan dinas.
Modusnya, yakni terkait bukti penginapan tidak sesuai fakta. Beberapa pelaksana perjalanan bahkan tidak menginap di hotel, tapi tetap mengklaim biaya penuh.
Pemeriksaan terhadap penyedia jasa penginapan menunjukkan sebagian besar tanda tangan tamu dan faktur tidak valid.
Baca Juga: Bersama Wakapolda Sulsel, Bupati Bantaeng Ikuti Penanaman Jagung Serentak Kuartal IV
Seolah, perjalanan dinas itu hanya ada di atas kertas, sementara uangnya benar-benar berpindah tangan.
Lemahnya Pengawasan Internal
Menurut BPK, akar persoalan ini terletak pada lemahnya fungsi pengawasan internal.
Sekretaris Daerah sebagai Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dinilai lalai dalam mengendalikan proses perhitungan KKD, sementara Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKPAD) kurang cermat melakukan verifikasi data.
Baca Juga: Tuntaskan TBC, Wabup Barru Ikuti Monev Provinsi dan Siap Bentuk TP2TB
Kepala Bidang Anggaran bahkan disebut lalai memastikan perhitungan sesuai regulasi. Akibatnya, uang rakyat pun menguap tanpa manfaat yang jelas.
DPRD Akui Temuan Dana Bocor di Sumbar
Sekretaris DPRD Pesisir Selatan, Ikhsan Busra mengakui pihaknya sudah menindaklanjuti temuan BPK dengan meminta anggota dewan mengembalikan kelebihan pembayaran.
Baca Juga: Latsar CPNS Bulukumba Tekankan Pentingnya Inovasi, Sekda Bulukumba: Kalian Orang Terpilih
“Kami sudah menyurati seluruh anggota DPRD untuk segera melakukan pengembalian ke kas daerah," kata Ikhsan dalam laporan yang sama.
"Namun, sampai saat ini belum semua anggota mampu mengembalikan karena alasan finansial,” tukasnya. (*)
Artikel Terkait
Tekan Food Loss and Waste, Dinas Ketahanan Pangan Sulsel Ikuti Talkshow IDAFLW ke-6
Tingkatkan Kinerja, Wabup Bantaeng Buka Rakor dengan Seluruh Kepala Desa
Pelaku Penembakan di Kajang Ditetapkan Tersangka, Polisi Segera Limpahkan ke Kejaksaan
Gubernur Sulsel Apresiasi Langkah Cepat Pemerintah dan Andalan Peduli Bantu Bocah Pejuang Pendidikan dari Pelosok
Menkeu Purbaya Berencana Bangun Industri Hasil Tembak, Pusaran Pasar yang Dinilai Bikin Gigit Jari
Peluang Menang Timnas Indonesia di Round 4 Dinilai Hanya 5 Persen: tapi Masih Ada Asa
Pengedar Sabu Remaja di Kajang Diringkus, Polisi Sita 24 Saset Narkotika