Dalam akhir pernyataannya, Paetongtarn menyampaikan keprihatinan mendalam atas kondisi negara.
"Saya juga menyampaikan keprihatinan terdalam dan dukungan sepenuh hati saya untuk keselamatan semua orang," tuturnya. Ia juga mengimbau seluruh warga negara untuk mematuhi protokol keselamatan pemerintah demi menjaga jiwa dan harta benda.
Pernyataan Paetongtarn ini menarik perhatian luas, mengingat statusnya yang tengah diskors menyusul bocornya percakapan dengan mantan PM Kamboja, Hun Sen, yang ia sapa dengan panggilan "paman". Meskipun demikian, ia tetap menunjukkan sikap tegas dalam membela kedaulatan negaranya.(*)
Artikel Terkait
Pelaku Penembakan Massal di Thailand Ternyata Mantan Perwira Polisi, Ini Sosoknya
Peran 3 Tersangka Judi Online yang Dipulangkan dari Kamboja Kini Sedang di Dalami
Masuk Kalender Karisma Event Nusantara 2023, Toraja Internasional Festival Jadi Event Unggulan di Sulsel
Bukti Nyata Siap Ekspor Pisang Cavendish ke Timur Tengah, Pemprov Sulsel Teken MoU dengan PT Yas Exports Internasional
Selain Bulukumba, Berikut Deretan Bandara yang Ada di Sulawesi Selatan Hingga Bertaraf Internasional
Gempa Dahsyat 8,2 M Guncang Myanmar, Kepanikan Melanda Thailand dan China!
Cetak Pemimpin Masa Depan, Mentan Amran Gebrak Sulsel dengan Sekolah Unggulan KKSS Berstandar Internasional
Lembaga Amerika Serikat Akui Lompatan Produksi Beras Indonesia, Thailand Kecewa Berat
Harpen Reza Ali Boyong Petinju Sulsel Ikut Kejuaraan Tinju Dunia di Thailand
Prabowo Subianto Gelar Kunjungan Kenegaraan ke Thailand, Bertemu Raja dan PM Paetongtarn Bahas Penguatan Kerja Sama Bilateral
Larangan Kontroversial Trump: Harvard Dilarang Terima Mahasiswa Internasional, Ribuan Nasib Mahasiswa Terancam!