Sulawesinetwork.com - Gempa bumi dahsyat berkekuatan 8,2 Magnitudo mengguncang Myanmar bagian tengah pada Jumat (28/3/2025), mengguncang wilayah tersebut dan memicu kepanikan hingga ke negara tetangga, Thailand dan China.
Pusat gempa yang terletak 16 kilometer barat laut kota Sagaing dan 10 kilometer di bawah permukaan bumi ini terjadi pada pukul 12.50 waktu setempat.
Dampaknya sangat besar, menyebabkan jalanan di Myanmar retak-retak.
Baca Juga: Demi Hak Asuh Anak, Hakim Datangi Langsung Rumah Baim Wong dan Paula Verhoeven!
Getaran gempa yang kuat juga dirasakan di Bangkok, Thailand, memicu kepanikan massal.
Media sosial X dipenuhi dengan video dan laporan tentang situasi mengerikan di ibu kota Thailand tersebut.
Salah satu video yang beredar menunjukkan sebuah gedung tinggi yang sedang dalam pembangunan di Chatuchak ambruk.
Baca Juga: Jakarta Siaga Satu: Pasukan Khusus Anti-Rob Dikerahkan Jelang Lebaran 2025!
Air kolam renang di atap gedung-gedung tinggi juga tumpah, dan orang-orang berhamburan keluar dari gedung Queen Sirikit mencari tempat yang aman.
Sejumlah publik figur Thailand juga turut menyuarakan kepanikan mereka di media sosial, mengimbau masyarakat untuk berhati-hati dan segera mencari tempat perlindungan.
Getaran gempa Myanmar bahkan dirasakan hingga ke wilayah China.
Namun, laporan mengenai dampak di China masih belum banyak diterima.
Pihak berwenang di Myanmar, Thailand, dan China masih terus melakukan pemantauan dan penilaian terhadap dampak gempa bumi ini.
Artikel Terkait
Breaking News: Gempa M 3.5 Malam Ini Guncang Palu - Sulteng
Breaking News: Gempa M 4.9 Guncang Kabupaten Tanggamus
Breaking News: Mentawai Diguncang Gempa M 5.1, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami
Kepulauan Sitaro Diguncang Gempa 4.8 Magnitudo
Bukittinggi Diguncang Gempa M 2.9 Pukul 23.54 WIB Malam Ini
Takengon - Aceh Tengah Digoyang Gempa Berkekuatan 4.5 Magnitudo
Gempa M 5.1 Guncang Maluku Tenggara
Breaking News: Wakatobi Dilanda Gempa Bumi 5,0 Magnitudo
Gempa Berkuatan 4,5 Magnitud di Bitung Sulawesi Utara Berpusat di Laut
Muncul Kekhawatiran Penurunan Layanan Informasi, BMKG Pastikan Anggaran Pengelolaan Gempa Bumi dan Tsunami Tak Terpengaruh Efisiensi