Kebijakan pro-batu bara Trump ini dikhawatirkan akan semakin melemahkan komitmen Amerika Serikat terhadap Perjanjian Iklim Paris dan memperburuk krisis iklim global yang semakin mendesak.
Sejak awal masa jabatannya, Trump memang dikenal konsisten membalikkan berbagai kebijakan energi era Obama dan Biden yang berorientasi pada energi bersih, termasuk menarik AS dari kesepakatan iklim internasional dan memprioritaskan bahan bakar fosil.
Baca Juga: Terungkap! Pertemuan Prabowo-Megawati Bukan 'Kucing-kucingan', Dasco Ungkap Fakta Sebenarnya
Bahkan, dalam kebijakan terbarunya ini, Trump juga menghentikan berbagai insentif dan dorongan terhadap pengembangan kendaraan listrik dan secara terbuka menyatakan "darurat energi nasional," sebuah langkah yang membuat banyak pihak khawatir akan masa depan transisi energi bersih di Negeri Paman Sam.
Lantas, bagaimana dampaknya bagi Indonesia? Sebagai salah satu eksportir batu bara terbesar di dunia, kebijakan Trump ini berpotensi memberikan keuntungan ekonomi jangka pendek bagi Indonesia seiring dengan meningkatnya permintaan dan harga batu bara global.
Namun, para pengamat lingkungan mengingatkan bahwa keuntungan ini bersifat sementara dan dapat menimbulkan tekanan internasional dalam jangka panjang jika Indonesia tidak segera mengambil langkah strategis untuk melakukan dekarbonisasi dan beralih ke sumber energi yang lebih berkelanjutan.
Langkah Trump ini menjadi dilema tersendiri bagi Indonesia, antara memanfaatkan peluang ekonomi sesaat atau mengambil peran aktif dalam memerangi krisis iklim global.(*)
Artikel Terkait
Bukan Sekadar Tarif, Tapi 'Balas Dendam'? Trump Ungkap Alasan di Balik Pajak Impor 32% ke Indonesia!
Makin Absurd: Kebijakan Dagang Trump Sasar Pulau Penguin Tak Berpenghuni!
ASEAN Bersatu Sikapi Kebijakan Tarif Trump yang Mengancam
JK Tegas: Makan Bergizi Gratis Bukan 'Tameng' Hadapi Gempuran Tarif Trump
Pembukaan Pasca Lebaran Berdarah: IHSG Anjlok 9,16 Persen, Pengamat Soroti Perlawanan 50 Negara pada Tarif Impor Trump
Sri Mulyani Skakmat Kebijakan Tarif Resiprokal Trump: Semua Ekonom Angkat Tangan!
SBY Bongkar Taktik Prabowo Hadapi 'Trump Effect': 'Dual Track Strategy' Andalkan ASEAN dan Diplomasi
Luhut Beri Garansi: Indonesia Tak Perlu Panik Tarif Trump! Pengalaman Kita Hadapi Krisis Sudah Segudang!
Indonesia Optimis Hadapi Gelombang Tarif Trump: Fondasi Ekonomi Disebut Solid
Sri Mulyani Tegaskan APBN Aman dari Kebobolan di Tengah Kebijakan Tarif Kontroversial Trump