Tak hanya itu, gugatan tersebut juga menuduh Masri secara aktif membantu pembangunan dan penyembunyian terowongan-terowongan tersebut.
Bahkan, ia dituding membantu pemasangan panel surya di atas lahan yang kemudian digunakan untuk memasok listrik ke terowongan yang dikuasai Hamas.
Tuduhan serius ini tentu akan menjadi babak baru dalam konsekuensi hukum pasca serangan Hamas.
Baca Juga: Prabowo Geram: Stop Kuota Impor Diskriminatif yang Cuma Bikin Kaya Segelintir Orang!
Jika terbukti bersalah, Bashar Masri, seorang tokoh penting dalam dunia bisnis Palestina, akan menghadapi implikasi hukum yang berat di Amerika Serikat.
Kasus ini juga berpotensi memperkeruh hubungan antara berbagai pihak yang terlibat dalam konflik Israel-Palestina dan memunculkan pertanyaan mendasar mengenai tanggung jawab individu dalam konflik bersenjata. Dunia kini menanti perkembangan lebih lanjut dari gugatan hukum yang menggemparkan ini.(*)
Artikel Terkait
Misteri Virus West Nile di Israel: 8 Orang Kritis dan 5 Tewas, Apa Penyebabnya?
Kontroversi Kunjungan ke Israel, Zainul Maarif Dipecat dari Lembaga Bahtsul Masail PWNU
Perdamaian Gaza Dimulai, Berikut Teks Lengkap Perjanjian Gencatan Senjata Israel dan Hamas
Tolak Penawaran Trump yang Ngotot Pindahkan Warga Gaza ke Berbagai Negara
Rencana Trump Bangun Kembali Gaza yang Hancur Akibat Perang, Bakal Jadi 'Mar-A-Lago' versi Timur Tengah?
Kisruh Rencana AS Relokasi Warga Gaza, Warga Palestina Teguh Bertahan di Tanah Air Mereka Meski Kini Hancur Akibat Perang
Geliat AS Relokasi Warga Gaza Tuai Kontroversi: 3 Negara Ini Tolak Gagasan Trump-Netanyahu, dari China hingga Indonesia
Trump Ancam Gaza! Sebut Terjadi 'Neraka' Jika Sandera Israel Tidak Dibebaskan
Apa yang Terjadi Jika Amerika Serikat Mengambil Alih Gaza? Simak Penjelasannya
Taruhannya Sistem Keamanan, Google Dikabarkan Beli Perusahaan Eks Mata-mata Israel Senilai Rp500 Triliun
Alasan Google Rela Keluarkan Rp500 Miliar untuk Akuisisi Keamanan Milik Israel, Netralitas Dipertanyakan