Sejumlah rumah warga juga dilaporkan mengalami kerusakan ringan, seperti plester dinding yang rontok akibat getaran.
BMKG juga mencatat hingga pukul 07.00 WIB telah terjadi 11 kali gempa susulan (aftershock), dengan kekuatan terbesar mencapai magnitudo 5,5.
Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan tidak memasuki bangunan yang sudah menunjukkan retakan atau kerusakan struktur.
Baca Juga: Pemprov Sulsel Tegaskan Isu Habiskan Rp2 Miliar untuk Sewa Helikopter Tidak Benar
"Ini dapat selanjutnya dapat digunakan evaluasi kajian lebih lanjut oleh semua pihak terkait," tutur Faisal.
"(Hal itu) agar bangunan di daerah yang rawan terhadap gempa di Indonesia ini perlu kita pertajam untuk mitigasinya tentang bagaimana bangunan tahan gempa itu didirikan," tandasnya. (*)
Artikel Terkait
Bupati Bulukumba Minta ASN Ubah Mindset dan Siap Hadapi Krisis Global
Sulsel Pionir Komcad Nasional, Gubernur Andi Sudirman: Perkuat Jiwa Patriotisme ASN Kita
Kadis Andi Ihsan Apresiasi dan Beri Semangat Peserta Komcad ASN Bina Marga dan Bina Konstruksi
Pengawasan Perizinan Usaha Pariwisata Diperketat, Pemprov Sulsel Tekankan Kepatuhan Hukum
Setahun Buron, Pelaku Penikaman di Ujung Loe Akhirnya Ditangkap Polisi
Motif Dendam di Balik Pembunuhan Keji Bulukumba: Tak Diakui Anak, SS Tega Gorok dan Belah Perut Ayah
IFG Perkuat Komitmen Transformasi dan Konsolidasi Asuransi di Tengah Tekanan Global