Curhat Pengguna BYD Sealion 7 Viral, Keluhkan Shockbreaker Patah dan Rasa Aman Hilang

photo author
Hendrawan, Sulawesi Network
- Senin, 1 Juni 2026 | 16:57 WIB
Unggahan Louise Daniella di Instagram yang menceritakan pengalaman pribadinya sebagai pengguna BYD Sealion 7. (Instagram/@louisedaniellaa)
Unggahan Louise Daniella di Instagram yang menceritakan pengalaman pribadinya sebagai pengguna BYD Sealion 7. (Instagram/@louisedaniellaa)

Sulawesinetwork.com - Sebuah unggahan pengalaman pribadi pengguna mobil listrik BYD Sealion 7 menjadi perbincangan luas di media sosial setelah mendapat puluhan ribu interaksi dan memicu diskusi mengenai aspek keamanan serta layanan purnajual kendaraan listrik.

Seperti dikutip Kilat.com, anggota Promedia Group, Sabtu 30 Mei 2026, unggahan tersebut dibuat oleh beauty influencer dan makeup artist Louise Daniella melalui akun Instagramnya pada 11 Mei 2026.

Dalam unggahan berbentuk carousel itu, Louise membagikan pengalaman setelah sekitar satu tahun menggunakan BYD Sealion 7 yang dibelinya secara tunai dengan nilai sekitar Rp650 juta.

Baca Juga: WALHI hingga Akademisi Soroti Pencemaran Teluk Buli, Pemerintah Diminta Audit Aktivitas PT Feni Haltim

“Jujur, dua minggu terakhir ini aku sering nangis karena sesedih itu menjalani hari-hari kerja tanpa henti demi mobil impianku ini,” tulis Louise dalam pembuka unggahannya.

Dalam penjelasannya, Louise mengaku mengalami kejadian yang membuatnya merasa takut dan trauma saat kendaraan mengeluarkan suara keras ketika hendak diparkir. Setelah dilakukan pemeriksaan, ia mengaku menerima informasi bahwa shock breaker kendaraan mengalami kerusakan atau patah.

Menurut Louise, kendaraan tersebut digunakan secara normal untuk menunjang pekerjaannya sebagai makeup artist dengan mobilitas tinggi di wilayah Bekasi, Jakarta, dan Tangerang.

Baca Juga: Pengakuan Nasabah BCA usai Kehilangan Rp160 Juta dalam Mobile Banking, Padahal Tak Lakukan Transaksi

“Sebagai pengguna, aku pribadi tidak menyangka komponen tersebut dapat mengalami kerusakan dalam waktu pemakaian satu tahun tersebut,” tulisnya.

Ia juga mengaku sempat beberapa kali menyampaikan keluhan terkait bunyi pada dashboard kendaraan saat melakukan servis berkala.

Baca Juga: Profil Prihantini, Alumni ITB dan UNY yang Terseret Dugaan Pemalsuan Riset di Konferensi Internasional Denmark

Bukan Sekadar Keluhan Produk

Menariknya, unggahan tersebut tidak menggunakan nada menyerang perusahaan. Louise bahkan berulang kali menegaskan bahwa unggahannya tidak bertujuan menjatuhkan pihak mana pun.

“Aku hanya membagikan pengalaman pribadi sebagai pengguna,” tulisnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Hendrawan

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X