Sulawesinetwork.com - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) resmi membuka rekrutmen calon Prajurit Tamtama Prajurit Karier (PK) Tahun Anggaran 2026.
Rekrutmen ini menjadi kesempatan bagi generasi muda yang ingin mengabdikan diri untuk bangsa dan negara melalui jalur militer.
Rencananya pendaftaran akan dibuka secara daring dan tidak dipungut biaya apa pun. Rekrutmen ini menjadi bagian dari upaya TNI AD menyiapkan sumber daya manusia yang tangguh, profesional, serta memiliki semangat bela negara untuk menjaga kedaulatan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Baca Juga: Menang Kasasi di MA, Gubernur Sulsel: Alhamdulillah Berkah-Nya untuk Warga Manggala
Berdasarkan informasi dari akun Instagram resmi @info_tni_ad, pendaftaran Tamtama TNI AD Gelombang I TA 2026 dibuka sejak 23 Desember 2025 hingga 29 Januari 2026. Tahapan validasi dijadwalkan berlangsung pada 6 Januari hingga 31 Januari 2026.
Setelah mendaftar secara online, peserta akan mengikuti rangkaian seleksi yang meliputi verifikasi dokumen, pemeriksaan kesehatan, tes jasmani, mental ideologi, hingga pendidikan dasar militer.
Persyaratan umum
Baca Juga: Partai Demokrat Beralih Sikap Dukung Pilkada Lewat DPRD
Calon peserta wajib memenuhi sejumlah ketentuan sebagai berikut:
- Warga Negara Indonesia.
- Sehat jasmani dan rohani.
- Berusia paling rendah 17 tahun 10 bulan dan paling tinggi 24 tahun.
- Memiliki tinggi badan minimal 158 sentimeter dengan berat badan seimbang sesuai ketentuan.
- Tidak memiliki catatan kriminal.
- Tidak sedang kehilangan hak menjadi prajurit berdasarkan putusan pengadilan.
Tahapan pendaftaran
Proses pendaftaran Tamtama PK TNI AD 2026 dilakukan melalui beberapa tahap, yaitu:
Baca Juga: Wabup Bantaeng Pimpin Upacara Hari Amal Bhakti ke-80, Tegaskan Peran Agama dalam Pembangunan Bangsa
- Pendaftaran online: Calon peserta mendaftar melalui laman resmi https://ad.rekrutmen-tni.mil.id dengan mengisi data awal seperti email, Nomor Induk Kependudukan, dan Nomor Induk Murid.
- Pencetakan formulir: Setelah data dinyatakan sesuai kebutuhan, calon peserta mencetak formulir pendaftaran. Sistem akan menolak secara otomatis jika data tidak memenuhi ketentuan.
- Verifikasi data: Calon peserta datang ke lokasi pendaftaran dengan membawa berkas asli untuk diverifikasi oleh panitia daerah. Peserta yang lolos verifikasi akan memperoleh jadwal seleksi lanjutan.
Baca Juga: Tidak Lagi Tunai, Pembelian Gabah Petani Akan Gunakan Sistem Baru Ini
TNI AD menegaskan seluruh rangkaian seleksi tidak dipungut biaya. Masyarakat diimbau untuk tidak mempercayai pihak-pihak yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan tertentu.
Melalui proses yang gratis dan transparan, TNI AD memberi ruang seluas-luasnya bagi putra-putri terbaik bangsa untuk berlatih, berdisiplin, dan mengabdi.