Wabup Bantaeng Pimpin Upacara Hari Amal Bhakti ke-80, Tegaskan Peran Agama dalam Pembangunan Bangsa

photo author
Hendrawan, Sulawesi Network
- Selasa, 6 Januari 2026 | 14:46 WIB
Wakil Bupati Bantaeng H Sahabuddin pimpin upacara Peringatan Hari Amal Bhakti (HAB) ke-80 yang digelar di lapangan Pantai Seruni.
Wakil Bupati Bantaeng H Sahabuddin pimpin upacara Peringatan Hari Amal Bhakti (HAB) ke-80 yang digelar di lapangan Pantai Seruni.

Sulawesinetwork.com - Wakil Bupati Bantaeng, H Sahabuddin memimpin Upacara Peringatan Hari Amal Bhakti (HAB) ke-80 yang digelar di lapangan Pantai Seruni.

Upacara peringatan Hari Amal Bhakti ke-80 Kementerian Agama RI tahun 2026 mengusung tema “Umat Rukun dan Sinergi, Indonesia Damai dan Maju”, yang menegaskan pentingnya kerukunan dan kolaborasi lintas umat beragama sebagai fondasi kemajuan bangsa.

Wakil Bupati Bantaeng H Sahabuddin yang bertindak sebagai pembina upacara dan membacakan Menteri Agama menyampaikan bahwa umat manusia saat ini menghadapi tantangan besar berupa perkembangan Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan.

Baca Juga: Tidak Lagi Tunai, Pembelian Gabah Petani Akan Gunakan Sistem Baru Ini

Termasuk kondisi dunia berada dalam era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, dan Ambiguity), di mana perubahan terjadi sangat cepat, sulit diprediksi, kompleks, serta penuh ketidakpastian.

“Di era ini, kita tidak boleh sekadar menjadi penonton, tetapi harus memiliki kedaulatan atas teknologi, termasuk kecerdasan buatan. Agama harus hadir sebagai kompas moral dalam menyikapi kemajuan teknologi tersebut,” ujar Wabup.

Lebih lanjut disampaikan bahwa 80 tahun perjalanan Kementerian Agama menegaskan perannya sebagai penjaga nalar agama dalam bingkai kebangsaan.

Baca Juga: Kinerja Bapenda Moncer, Pajak Daerah Bulukumba Tembus Rp80,5 Miliar

Seiring perkembangan zaman, peran tersebut semakin luas dan krusial, meliputi peningkatan kualitas pendidikan agama dan keagamaan, perawatan kerukunan umat beragama berbasis cinta kemanusiaan, pemberdayaan ekonomi umat serta memastikan agama hadir sebagai sumber solusi atas persoalan bangsa.

Tema Hari Amal Bakti ke-80 ini juga menegaskan bahwa kerukunan bukan sekadar ketiadaan konflik melainkan energi kebangsaan. Kerukunan adalah sinergi produktif, di mana perbedaan identitas, keyakinan, dan latar belakang sosial dirajut menjadi kekuatan kolaboratif untuk menggerakkan kemajuan Indonesia.

Baca Juga: Dua Pelaku Curanmor Berhasil Diamankan Tim Resmob Polres Bulukumba

Dalam upacara tersebut, Wakil Bupati Bantaeng, H. Sahabuddin juga melakukan penyematan Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya kepada ASN Kementerian Agama sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian kepada negara.

Upacara ini turut dihadiri oleh, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bantaeng H. Misbahuddin, Kabag Ren Polres Bantaeng Kompol Salman Salam mewakili Kapolres Bantaeng, Pasandi Dim 1410/Bantaeng Lettu CBA Makmur mewakili Dandim 1410/Bantaeng, Kasubsi Penuntutan Izmed Bayu mewakili Kajari Bantaeng, para pimpinan pondok pesantren serta peserta upacara yang terdiri dari tenaga pendidik se-Kabupaten Bantaeng. (*)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Hendrawan

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X