Sulawesinetwork.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulukumba melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) menunjukkan kinerja yang menggembirakan. Sebab di tahun 2025, Bapenda Kabupaten Bulukumba sukses menerima pendapatan pajak daerah sebesar Rp80.573.073.734.
Adapun target pokok Bapenda Kabupaten Bulukumba tahun 2025 di sektor pendapatan pajak daerah sebesar Rp106.950.000.000. Dengan demikian, penerimaan pajak daerah di Bulukumba tahun 2025 mencapai 75,34%.
Jika disandingkan pada 2024 lalu, penerimaan pajak daerah di Bulukumba tahun ini mengalami kenaikan secara signifikan. Di tahun 2024, pendapatan pajak daerah Bulukumba sebesar Rp45.949.428.327 atau 58,44% dari target pokok.
Baca Juga: Dua Pelaku Curanmor Berhasil Diamankan Tim Resmob Polres Bulukumba
Kepala Bapenda Kabupaten Bulukumba, Andi Muh Arfah mengaku bersyukur dengan realisasi penerimaan pajak daerah. Dia optimistis penerimaan pajak daerah Bulukumba ke depan bisa lebih maksimal lagi.
"Alhamdulillah tahun ini ada peningkatan Rp34.623.645.407 penerimaan pajak daerah dibandingkan dengan tahun lalu," kata Andi Arfah di Bulukumba, Selasa, 6 Januari 2025.
Meski baru sembilan bulan menjabat sebagai Kepala Bapenda Bulukumba, namun Andi Arfah membuktikan kinerjanya secara optimal. Ia mengaku terus termotivasi dari Bupati dan Wakil Bupati Bulukumba.
Baca Juga: Sejumalah Ruas Jalan di Sidrap Sudah Mulus Berkat Bantuan Keuangan Pemprov Sulsel
"Kami tak bisa bekerja secara maksimal tanpa dukungan dari Pimpinan. Insya Allah ke depan kami upayakan penerimaan pajak daerah bisa lebih meningkat dari tahun ini," jelas Andi Arfah.
Lebih lanjut, mantan Camat Kindang ini menyatakan akan berkolaborasi dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN) terkait zona nilai tanah. Kata Andi Arfah, tanun ini Pemkab Bulukumba mengganggarkan pemutakhiran data objek pajak dalam peningkatan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Perdesaan dan Perkotaan (P2).
Kalau Kota Makassar, kata dia, punya sistem pembayaran Pakinta, maka Bapenda Bulukumba tahun 2026 punya kanal sistem pembayaran Sipanrita untuk memudahkan masyarakat dalam membayar pajak.
Baca Juga: Catat Daftarnya, Ini 21 Penyakit Tak Ditanggung BPJS Kesehatan Per Januari 2026
"Kami upayakan untuk segera launching. Sementara kami komunikasi dengan Bank Sulselbar dalam menyiapkan administrasi," terang Andi Arfah.
Baginya, capaian penerimaan pajak daerah ini berkat kerja sama dan kolaborasi berbagai elemen, terutama Camat, Lurah dan Kepala Desa. Sebab itu, ia pun menyampaikan apresiasi mendalam.
Artikel Terkait
Viral! Ibu-ibu Korban Bencana Aceh 'Menyala' Pakai Baju Persit, Senyum Bahagia di Tengah Masa Pemulihan
Gerebek Lokasi Peredaran Sabu di Bentenge, Polres Bulukumba Amankan Seorang Wanita Berinisial NS
Kabar Gembira bagi Warga Turatea! Stadion Jeneponto Segera Rampung Berkat Bantuan Keuangan Pemprov Sulsel
Gema Siri’ Na Pacce di Madinah: KKSS Arab Saudi Siap Bentangkan Layar Pasca-Terima SK Pusat
Berbekal Juara Parade Baju Bodo, KKSS Arab Saudi Rapatkan Barisan di Madinah Usai Terima SK Pusat
Viral! Warga Aceh Timur Bongkar Biaya Sumur Bor Hanya Rp15 Juta, Bandingkan dengan Estimasi Pusat yang Capai Rp150 Juta
Duka di Balik Manisnya Durian Ketol: Bertaruh Nyawa Lewati Tebing dan Jembatan Putus demi Bertahan Hidup