Sulawesinetwork.com - Rapat kerja Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, dengan Komisi XII DPR RI pada Rabu, 2 Juli 2025, mendadak memanas.
Pasalnya, Bahlil dibuat geram dengan ketidakmutakhiran data terkait target desa yang teraliri listrik oleh PLN.
Teguran pedas pun meluncur dari bibir sang menteri, tidak hanya untuk jajarannya di Kementerian ESDM, tetapi juga untuk Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo.
Baca Juga: DPR Geram: Pantau Dapur Makan Bergizi Gratis Kok Diminta Surat Izin dari BGN?
Momen ini bermula saat Bahlil memaparkan hasil rapatnya dengan Presiden Prabowo Subianto mengenai peta prioritas sambungan listrik untuk daerah yang belum terjangkau.
"Kami menyampaikan bahwa kemarin kami sudah rapat dengan Bapak Presiden, kami sedang memetakan prioritas sambung listrik ke masyarakat yang belum dapat sambung listrik," ujar Bahlil di Gedung Parlemen.
Dalam kesempatan itu, Bahlil pun bernostalgia dengan Presiden, menceritakan masa kecilnya yang akrab dengan penerangan lampu pelita dari kaleng susu bekas.
Baca Juga: Kemenhub Tegaskan Isu Kenaikan Tarif Ojol 15 Persen Belum Final, Masih Dikaji Mendalam!
Sebuah gambaran kontras dengan kondisi saat ini, yang menurutnya, distribusi listrik jauh lebih masif.
"Itu kita pakai itu loh kaleng susu, pakai sumbu, pakai minyak tanah. Kalau belajar, bangun pagi, di sini hitam. Syukur kalau ke sekolah kita mandi. Kalau nggak mandi, pasti kelihatan hitamnya," kenang Bahlil, sembari menekankan visi besar Presiden Prabowo tentang swasembada energi yang harus menjangkau hingga pelosok desa.
Namun, suasana cair tersebut seketika berubah saat Bahlil menerima laporan data distribusi listrik yang berbeda dari hitungannya.
"Dan dalam hitungan kami, ada sekitar 5.600 desa yang harus kita lakukan, tapi tadi saya dapat laporan katanya PLN 10 ribu desa ya? Oh 10 ribu? Ini tambah, 10 ribu?" tanya Bahlil dengan nada tinggi kepada jajaran direktur jenderal di Kementerian ESDM dan Dirut PLN.
Kekesalan Bahlil tak terbendung. Ia merasa tidak mendapatkan data yang paling mutakhir.
Artikel Terkait
Buntut Skandal Disertasi UI, Bahlil Dituntut Minta Maaf ke Sivitas Akademika UI
Update Skandal Disertasi Bahlil yang Ditangguhkan UI: Tak Jadi Dibatalkan, tapi Ada Pembinaan
Respon Menteri ESDM Bahlil Lahadalia usai Diminta Revisi Disertasi: Apapun Putusan UI, Saya Ikut
Gas Melon Rp87 Triliun 'Dibajak' Mafia? Menteri Bahlil Geram, Janji Subsidi Tepat Sasaran
Soal Nego Tarif Trump, Menteri ESDM Bahlil Bongkar Upaya Tambah Impor Minyak dan LPG dari AS Senilai Rp168 Triliun
Prabowo Ingin Danantara Ambil Bagian di Proyek Energi Nasional, Menteri ESDM Bahlil: Kita Atur Porsinya!
Diskon Listrik Batal, Menteri Bahlil 'Cuci Tangan', Anggaran Jadi Alasan Menkeu
Polemik Tambang Nikel Raja Ampat: Bahlil Tegaskan Izin Terbit Sebelum Dirinya Menjabat, Kini Dihentikan Sementara
Kunjungi Pulau Gag, Bahlil Disambut Permintaan Warga: Tambang Nikel Tetap Beroperasi
Momen Candaan Prabowo ke Bahlil Saat Resmikan EBT di Jatim: Nasib Kau Baik Jadi Menteri!