Ali juga mengungkap kesulitan lain yang ia hadapi selama proses evakuasi, yaitu pemadaman akses komunikasi oleh pemerintah Iran sebagai bentuk pengamanan selama konflik berlangsung.
Pemadaman ini membuat Ali tidak bisa berkomunikasi dengan keluarganya yang menanti di Indonesia.
Baca Juga: Operasi Antik Lipu 2025: Polres Bulukumba Kembali Sikat 2 Kasus, 3 Pelaku Narkoba Diciduk
"Sulit, enggak bisa (berkomunikasi). Saya bisa (memberi) informasi dengan keluarga itu setelah berada di Azerbaijan," pungkasnya.
Meskipun demikian, pemerintah Indonesia melalui KBRI Teheran telah bergerak cepat dalam proses evakuasi WNI yang berada di zona konflik.
Baca Juga: Nokia N75 Max 5G: Ini Dia Spesifikasi Lengkap dan Harga Perdana Ponsel Andalan Nokia
Kisah Ali menjadi gambaran nyata betapa mencekamnya situasi di Iran dan betapa vitalnya peran pemerintah dalam melindungi warga negara di luar negeri. (*)
Artikel Terkait
Nokia X800 5G Resmi Meluncur: Siap Guncang Pasar Smartphone Mid-Range?
Pasar Mobil Hybrid Indonesia Melemah di Mei 2025: Sinyal Bahaya bagi Elektrifikasi Otomotif Nasional?
Fadli Zon Ungkit Tragedi Mei 1998 dan Kasus Bosnia: Bantah Pemerkosaan Massal, Soroti Kurangnya Bukti Ilmiah
Istana Buka Suara Usai Akun Prabowo Diserbu Netizen Asing, Buntut Insiden Pendaki Brasil di Rinjani
Dampak Konflik Iran vs Israel Kian Melebar, Rosan Roeslani Klaim Arus Investasi Asing ke RI Belum Terganggu
Wamen Polkam Sebut 386 WNI Terjebak di Kawasan Konflik Iran, Klaim Sebagian Menolak Tuk Dievakuasi
Koperasi Desa Merah Putih Disuntik Modal Rp5 Miliar per Desa, Ini Sumbernya!
Mahasiswi Asal Bulukumba, Divla Awalia, Pimpin HMPS PAP FIS-H UNM 2025-2026