Sulawesinetwork.com - Eskalasi tensi perdagangan antara dua raksasa ekonomi dunia, Amerika Serikat (AS) dan China, mencapai titik krusial.
Kebijakan tarif balasan atau resiprokal yang digulirkan mantan Presiden AS, Donald Trump, kini memicu respons keras dari Beijing.
Bahkan, bea masuk impor barang antar kedua negara dilaporkan melonjak hingga lebih dari 100 persen!
Baca Juga: TERUNGKAP! Skandal Satelit Kemhan Seret Purnawirawan TNI hingga CEO Asing Jadi Tersangka!
Namun, harapan akan de-eskalasi muncul di tengah ketegangan yang membara.
Menteri Keuangan AS, Scott Bessent, dan kepala negosiator perdagangan Jamieson Greer dijadwalkan bertemu dengan Wakil Perdana Menteri China, He Lifeng, di Jenewa, Swiss, pada akhir pekan ini.
Dilansir dari Reuters, Bessent mengungkapkan bahwa pertemuan penting ini akan menjadi langkah awal dalam upaya mencari solusi atas perang dagang yang telah mengguncang stabilitas ekonomi global.
Baca Juga: Skandal Satelit Kemhan Terkuak: Negara Merugi Ratusan Miliar Akibat Pengadaan Janggal!
Lebih jauh, Bessent mengisyaratkan bahwa pembicaraan juga akan menyentuh isu pengurangan tarif yang lebih luas.
"Menurut saya ini akan menjadi de-eskalasi. Kita harus meredakan eskalasi sebelum kita dapat bergerak maju," ujar Bessent di AS, pada Rabu (7/5/2025), memberikan sedikit angin segar di tengah kekhawatiran.
Selain isu tarif, pertemuan di Jenewa juga akan membahas secara spesifik bea masuk atas produk-produk tertentu yang mengalir dari China ke AS.
Baca Juga: Korwil Sahabat Andalan Luwu Raya Dampingi Gubernur Sulsel Dalam Kunjungan Ke Palopo
Tak hanya itu, kontrol ekspor dan keputusan kontroversial Presiden AS Donald Trump untuk mengakhiri pengecualian 'de minimis' atas impor bernilai rendah juga akan menjadi agenda utama perundingan.
Gayung bersambut, pihak China melalui juru bicara Kementerian Perdagangannya mengonfirmasi kesediaan mereka untuk bertemu dengan utusan AS. Pernyataan yang dilontarkan pun memberikan sinyal positif.
Artikel Terkait
Trump 'Hidupkan' Lagi Batu Bara, Indonesia Siap Panen 'Harta Karun' Miliaran Dolar!
Australia Tegas Tolak Ajakan China Lawan 'Perang Tarif' Trump! Pilih Diversifikasi Dagang
Kursi Dubes Kosong, Indonesia Hadapi 'Perang Dagang' Trump: Bagaimana Nasib Negosiasi?
Indonesia Gandeng Investasi Balas Tarif Trump: Perusahaan RI Siap Unjuk Gigi di AS!
Hadapi 'Tarif Trump', RI-Saudi Bersatu: Duet Kuat di Tengah Perang Dagang Global
Soal Nego Tarif Trump, Menteri ESDM Bahlil Bongkar Upaya Tambah Impor Minyak dan LPG dari AS Senilai Rp168 Triliun
Sri Mulyani Bongkar Dampak Nyata dari Tarif Resiprokal Trump: Sentimen dari Pelaku Usaha Memburuk
Gempuran Tarif Trump Tak Goyahkan RI! Airlangga Bongkar Jurus Baru: Gandeng Jepang Lewat Proyek Raksasa AZEC!
Sri Mulyani Bongkar Obrolan Rahasia dengan Menkeu China: Jurus Jitu Hadapi Tarif Trump Hingga Penguatan ASEAN+3!
Trump Guncang Hollywood: Tarif 100% untuk Film Asing!