Sulawesinetwork.com - Gelombang kebijakan tarif resiprokal yang digaungkan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memaksa sejumlah negara untuk mengambil langkah taktis.
Tak terkecuali Indonesia, yang kini bersiap melancarkan negosiasi penting di Negeri Paman Sam pada 16-23 April 2025 mendatang.
Menariknya, jurus negosiasi Indonesia kali ini tidak hanya berkutat pada diplomasi biasa.
Baca Juga: Nokia N75 Max vs N95 Max: Perbandingan Spesifikasi dan Fitur Unggulan
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI, Airlangga Hartarto, mengungkapkan adanya kejutan strategis, perusahaan-perusahaan Tanah Air siap menancapkan investasi di AS sebagai bagian dari upaya meluluhkan hati Gedung Putih terkait tarif sebesar 32 persen yang berpotensi merugikan ekspor nasional.
"Secara teknis Indonesia juga akan ada selain mengundang investasi Amerika di Indonesia, Indonesia juga akan ada perusahaan yang investasi di Amerika," ujar Menko Airlangga dalam konferensi pers di kantornya, Senin (14/4/2025).
Langkah ini jelas menunjukkan keseriusan Indonesia dalam menjaga kepentingan ekonominya di tengah kebijakan perdagangan global yang dinamis.
Baca Juga: Kabar Gembira dari Qatar! Investasi Rp 33 Triliun Siap Mengalir ke Danantara!
Meski belum bersedia mengungkap identitas perusahaan maupun sektor investasi yang dibidik di AS, Airlangga menegaskan bahwa semuanya akan bergantung pada hasil negosiasi yang akan berlangsung.
"Seluruhnya tentu tergantung daripada pembicaraan nanti. Nah itu (komoditas dan perusahaan) nanti diumumkannya di sana (AS)," imbuhnya, menciptakan rasa penasaran akan kejutan yang disiapkan Indonesia.
Untuk mengamankan kepentingan nasional dalam perundingan krusial ini, Presiden Prabowo Subianto tidak main-main dalam mengirimkan tim negosiator terbaiknya.
Baca Juga: Skandal Vonis Lepas CPO: Ketua PN Jaksel Diduga Dalang Pengaturan Suap Hakim!
Sejumlah menteri kunci akan diterjunkan langsung untuk berhadapan dengan para petinggi pemerintahan AS.
Selain Menko Airlangga, delegasi tingkat tinggi Indonesia ini akan diperkuat oleh Menteri Luar Negeri (Menlu) RI, Sugiono.
Artikel Terkait
Indonesia Optimis Hadapi Gelombang Tarif Trump: Fondasi Ekonomi Disebut Solid
Sri Mulyani Tegaskan APBN Aman dari Kebobolan di Tengah Kebijakan Tarif Kontroversial Trump
Bom Waktu Perdagangan Global Meledak: Tarif Resiprokal Trump Berlaku, Impor China ke AS Meroket 104%!
Australia Gigit Jari! Larang Daging Babi AS, Langsung Dihantam Tarif Resiprokal Trump 10%
Trump Nyalakan Lagi Bara Batu Bara: Berkah Sesaat untuk RI, Langkah Mundur Iklim Global?
Trump 'Hidupkan' Lagi Batu Bara, Indonesia Siap Panen 'Harta Karun' Miliaran Dolar!
Kejutan Pasar! IHSG Terbang 5,5 Persen Pagi Ini, Efek Trump Tunda Tarif Impor
BREAKING! Trump Tunda Tarif Impor Jilid II ke 75 Negara, Tapi Gebuk China dengan Tarif 125%!
Australia Tegas Tolak Ajakan China Lawan 'Perang Tarif' Trump! Pilih Diversifikasi Dagang
Kursi Dubes Kosong, Indonesia Hadapi 'Perang Dagang' Trump: Bagaimana Nasib Negosiasi?