Kehadiran dua menteri koordinator ini menunjukkan betapa pentingnya isu ini bagi diplomasi dan perekonomian Indonesia.
Tak hanya itu, Prabowo juga mengirimkan para pembantu presiden dan wakil menteri yang memiliki keahlian spesifik di bidang ekonomi dan perdagangan.
Baca Juga: Head-to-Head Nokia 5G: N75 Max vs N95 Max, Spek Premium Chipset Snapdragon 8 dan RAM Besar
Mereka adalah Wakil Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Mari Elka Pangestu, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Thomas Djiwandono, serta Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu), Arrmanatha Nasir.
Dengan kekuatan lobi yang solid dan strategi investasi yang cerdik, Indonesia menunjukkanPlaying a smart game, Indonesia menunjukkan determinasinya untuk tidak hanya menjadi pihak yang terdampak,
namun juga menjadi pemain aktif dalam percaturan ekonomi global. Langkah investasi perusahaan RI di AS ini tentu menjadi kartu truf yang menarik untuk mengamankan kepentingan perdagangan kedua negara.
Kita tunggu saja kabar selanjutnya dari Negeri Paman Sam!(*)
Artikel Terkait
Indonesia Optimis Hadapi Gelombang Tarif Trump: Fondasi Ekonomi Disebut Solid
Sri Mulyani Tegaskan APBN Aman dari Kebobolan di Tengah Kebijakan Tarif Kontroversial Trump
Bom Waktu Perdagangan Global Meledak: Tarif Resiprokal Trump Berlaku, Impor China ke AS Meroket 104%!
Australia Gigit Jari! Larang Daging Babi AS, Langsung Dihantam Tarif Resiprokal Trump 10%
Trump Nyalakan Lagi Bara Batu Bara: Berkah Sesaat untuk RI, Langkah Mundur Iklim Global?
Trump 'Hidupkan' Lagi Batu Bara, Indonesia Siap Panen 'Harta Karun' Miliaran Dolar!
Kejutan Pasar! IHSG Terbang 5,5 Persen Pagi Ini, Efek Trump Tunda Tarif Impor
BREAKING! Trump Tunda Tarif Impor Jilid II ke 75 Negara, Tapi Gebuk China dengan Tarif 125%!
Australia Tegas Tolak Ajakan China Lawan 'Perang Tarif' Trump! Pilih Diversifikasi Dagang
Kursi Dubes Kosong, Indonesia Hadapi 'Perang Dagang' Trump: Bagaimana Nasib Negosiasi?