"Jika satu hal ini Anda biarkan, Anda suatu saat akan mengalami hal yang sama," tandasnya.
Berkaca dari hal itu, sebelumnya sempat terjadi aksi teror berupa pengiriman bangkai hewan hingga bom molotov. Berikut ini kasus di antaranya.
Rumah Aktivis Greenpeace Dikirim Bangkai Ayam
Baca Juga: Partai Demokrat Beralih Sikap Dukung Pilkada Lewat DPRD
Pada 30 Desember 2025 lalu, Manajer Kampanye Iklim dan Energi Greenpeace Indonesia, Iqbal Damanik mendapat ancaman teror dari orang tak dikenal.
Tepatnya, rumah aktivis lingkungan itu dikirimi bangkai ayam.
Berdasarkan keterangan yang disusun Greenpeace, bangkai ayam itu Iqbal temukan di teras rumah.
Baca Juga: Wabup Bantaeng Pimpin Upacara Hari Amal Bhakti ke-80, Tegaskan Peran Agama dalam Pembangunan Bangsa
Bangkai ayam tersebut tampak tidak dibungkus oleh wadah apa pun. Korban teror juga menemukan kertas yang diikat di kaki bangkai ayam tersebut.
Kertas itu bertuliskan nada ancaman terhadap Iqbal.
"Jagalah ucapanmu apabila anda ingin menjaga keluargamu. Mulutmu harimaumu," demikian pesan ancaman yang tertera di bangkai ayam tersebut.
Baca Juga: Tidak Lagi Tunai, Pembelian Gabah Petani Akan Gunakan Sistem Baru Ini
Influencer Asal Aceh Diteror Vandalisme
Dalam kesempatan berbeda, Kreator konten bernama Sherly Annavita diduga mendapat teror setelah mengekspresikan pandangannya mengenai penanganan bencana Sumatera.
Perempuan asal Aceh itu mengunggah bukti teror melalui akun Instagram resminya, @sherlyannavita pada 30 Desember 2025 lalu.