Menurutnya, orang yang dianggap "ahli maksiat" seringkali melihat orang saleh dengan penuh harapan, sehingga tidak seharusnya dibalas dengan stigma atau pandangan rendah.
Momen ini juga dimanfaatkan Gus Miftah untuk merespons berbagai kritik yang sempat menerpanya beberapa waktu lalu.
Dengan tenang, ia mengaitkan hal tersebut dengan ujian keimanan.
“Manusia punya kendala, Allah punya kendali. Jika Allah mencintai seorang hamba, maka Dia akan mengujinya,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa ujian tersebut justru menjadi pemacu baginya untuk lebih banyak berbagi, termasuk meningkatkan jumlah orang yang diberangkatkan umrah gratis melalui programnya.
Meskipun kehadirannya di klub malam kerap memicu pro-kontra, Gus Miftah tetap teguh pada prinsipnya bahwa dakwah tidak boleh mengenal batas tempat.
Baginya, jika orang-orang di masjid sudah rajin beribadah, maka harus ada dai yang mau menjemput bola ke tempat-tempat yang jarang disentuh oleh nilai-nilai agama.
Kegiatan buka puasa bersama di Colosseum Jakarta ini menjadi bukti bahwa di ruang hiburan malam sekalipun, refleksi spiritual tetap bisa tumbuh dan menyatukan berbagai lapisan masyarakat dalam semangat Ramadan.(*)
Artikel Terkait
Reformasi Asuransi BUMN: 15 Perusahaan Bakal Dirampingkan Menjadi 3 Entitas Raksasa
Heboh Jukir Tanah Abang Patok Parkir Rp100 Ribu, Wagub Rano Karno: Setahun Sekali, Marilah Kita Pahami
Wujudkan Hunian Sehat bagi Jurnalis, Promedia Group dan Alduro Gulirkan Program Ganti Atap Gratis
Duka di Ambang Ramadan: Banjir Lumpur Terjang Pidie Jaya, Warga Terpaksa Lewati Tarawih Pertama di Tengah Genangan
Mahakarya 'Kuda Api' SBY Terjual Rp6,5 Miliar: Dibeli Orang Terkaya ke-2 RI untuk Misi Kemanusiaan
Fenomena Langka 2026: Imlek, Ramadan, dan Prapaskah Berhimpitan, Momentum Harmoni Terbesar Sejak 1863
Nyaris Tragis! Pendaki 16 Tahun yang Hilang di Gunung Ijen Ditemukan Selamat, Terjebak di Tebing Curam
Akses Terputus! Lubang Raksasa di Aceh Tengah Kian Meluas, Jalan Alternatif Kini Ditutup Total
Resmi Di-Blacklist! Menkeu Purbaya Tutup Pintu Karier Pemerintahan bagi Awardee LPDP Tyas dan Suami
Miris! Puluhan Tahun Jalan di Way Kanan Lampung Rusak Parah, Warga: Anak Sekolah Jatuh Sampai Pulang Lagi