Duka di Ambang Ramadan: Banjir Lumpur Terjang Pidie Jaya, Warga Terpaksa Lewati Tarawih Pertama di Tengah Genangan

photo author
Sytha AR, Sulawesi Network
- Kamis, 19 Februari 2026 | 18:06 WIB
Warga Pidie Jaya harus menghadapi banjir susulan saat tarawih hari pertama (Instagram/sidaqsolidarity)
Warga Pidie Jaya harus menghadapi banjir susulan saat tarawih hari pertama (Instagram/sidaqsolidarity)

Sulawesinetwork.com – Suasana khusyuk menyambut malam pertama bulan suci Ramadan 1447 H di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, seketika berubah menjadi keprihatinan.

Di saat umat Muslim bersiap melangkahkan kaki menuju masjid untuk melaksanakan salat Tarawih perdana pada Rabu malam (18/2/2026), banjir susulan justru datang menerjang pemukiman warga.

Bencana ini terjadi sesaat setelah pemerintah mengumumkan hasil Sidang Isbat.

Baca Juga: Tragedi Berdarah di Depan SPBU Jalanjang: Polres Bulukumba Tetapkan 3 Tersangka Penikaman Pemuda Asal Kajang

Bukannya suara tadarus yang terdengar nyaring, warga justru disibukkan dengan upaya menyelamatkan barang-barang berharga dari kepungan air dan lumpur.

Kondisi memprihatinkan ini terekam jelas dalam sejumlah unggahan di media sosial.

Salah satunya dibagikan oleh akun Instagram @riza_safitri24, yang memperlihatkan derasnya arus air yang mengalir di Kampung Dayah Usen, Kecamatan Meurah Dua.

Baca Juga: Tega! Pura-pura Beli Nasi Uduk, Pria di Bekasi Gasak Dompet Nenek Penjual Hingga Rugi Rp4 Juta

“Info terkini, malam ini. Ini kondisi jalan, Ya Allah malam puasa pun begini kami. Malam tarawih pertama, warga kami kena banjir susulan lagi,” ujar perekam video dalam suasana yang gelap akibat minimnya penerangan.

Pemandangan serupa juga terlihat di Kecamatan Meureudu. Di sana, air tidak hanya memutus akses jalan, tetapi juga mulai merangsek masuk ke dalam rumah-rumah warga dengan ketinggian mencapai lutut orang dewasa.

Penyebab naiknya air kali ini diduga kuat karena intensitas hujan yang sangat tinggi mengguyur wilayah Pidie Jaya sejak Rabu siang hingga sore hari.

Baca Juga: Wujudkan Hunian Sehat bagi Jurnalis, Promedia Group dan Alduro Gulirkan Program Ganti Atap Gratis

Hal ini diperparah dengan kondisi tanah yang mungkin belum sepenuhnya stabil akibat bencana sebelumnya.

Dalam laporan video dari akun @sidaqsolidarity, terlihat warga hanya bisa terduduk lesu di depan pintu rumah mereka yang tergenang.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Sytha AR

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X