Sulawesinetwork.com – Suasana khusyuk menyambut malam pertama bulan suci Ramadan 1447 H di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, seketika berubah menjadi keprihatinan.
Di saat umat Muslim bersiap melangkahkan kaki menuju masjid untuk melaksanakan salat Tarawih perdana pada Rabu malam (18/2/2026), banjir susulan justru datang menerjang pemukiman warga.
Bencana ini terjadi sesaat setelah pemerintah mengumumkan hasil Sidang Isbat.
Bukannya suara tadarus yang terdengar nyaring, warga justru disibukkan dengan upaya menyelamatkan barang-barang berharga dari kepungan air dan lumpur.
Kondisi memprihatinkan ini terekam jelas dalam sejumlah unggahan di media sosial.
Salah satunya dibagikan oleh akun Instagram @riza_safitri24, yang memperlihatkan derasnya arus air yang mengalir di Kampung Dayah Usen, Kecamatan Meurah Dua.
Baca Juga: Tega! Pura-pura Beli Nasi Uduk, Pria di Bekasi Gasak Dompet Nenek Penjual Hingga Rugi Rp4 Juta
“Info terkini, malam ini. Ini kondisi jalan, Ya Allah malam puasa pun begini kami. Malam tarawih pertama, warga kami kena banjir susulan lagi,” ujar perekam video dalam suasana yang gelap akibat minimnya penerangan.
Pemandangan serupa juga terlihat di Kecamatan Meureudu. Di sana, air tidak hanya memutus akses jalan, tetapi juga mulai merangsek masuk ke dalam rumah-rumah warga dengan ketinggian mencapai lutut orang dewasa.
Penyebab naiknya air kali ini diduga kuat karena intensitas hujan yang sangat tinggi mengguyur wilayah Pidie Jaya sejak Rabu siang hingga sore hari.
Baca Juga: Wujudkan Hunian Sehat bagi Jurnalis, Promedia Group dan Alduro Gulirkan Program Ganti Atap Gratis
Hal ini diperparah dengan kondisi tanah yang mungkin belum sepenuhnya stabil akibat bencana sebelumnya.
Dalam laporan video dari akun @sidaqsolidarity, terlihat warga hanya bisa terduduk lesu di depan pintu rumah mereka yang tergenang.
Artikel Terkait
Tindak Lanjut Instruksi Bupati: DLH Barru Tinjau Lokasi Tambang Penyebab Banjir di Mallusetasi
Mitigasi Bencana Banjir, Gubernur Sulsel Normalisasi Sungai Suli di Luwu Senilai Rp18,7 Miliar
Gubernur Sulsel Turun Langsung Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Aceh Tamiang
Gubernur Sulsel Salurkan Tiga Truk Air Bersih Siap Minum untuk Korban Banjir Aceh Tamiang
PUPR Sinjai Keruk Drainase di Tekolampe dan Yahya Mathan Cegah Banjir Kota
Tim Kemanusiaan Pemkab Barru Tembus Aceh Tamiang, Salurkan Bantuan Alat Kebersihan dan Logistik untuk Korban Banjir
Sumbar Berduka Lagi! Banjir dan Longsor Terjang Agam hingga Padang, Warga Histeris Takut Rumah Ambruk
BPBD Sulsel Salurkan Bantuan Logistik ke Pengungsi Banjir Kota Makassar
Tapanuli Tengah Kembali Berduka: Banjir dan Longsor Bertubi-tubi di Tengah Luka Bencana 2025 yang Belum Pulih
Sentuhan Kemanusiaan Cinta Laura di Aceh: Peluk Anak-Anak Korban Banjir dan Maknai Arti Keteguhan Sejati