"Ini air bercampur lumpur dan sudah selutut. Tarawih pertama disambut dengan naiknya air kembali. Air terus mengalir deras ke arah sungai," ungkap sang perekam video.
Momen pilu warga Pidie Jaya yang harus memulai ibadah puasa di tengah kepungan banjir ini memantik reaksi haru dari publik. Ribuan komentar berisi doa dan dukungan moral membanjiri jagat maya.
“Sedih lihat saudara kita di sana nggak henti menghadapi musibah,” tulis seorang warganet.
“Semoga saudara di sana diberi kekuatan, ketabahan, dan keselamatan agar air cepat surut,” timpal akun lainnya.
Bahkan, dilaporkan sejumlah warga di titik rawan sudah mulai mengungsi sejak waktu Maghrib karena khawatir debit air akan terus meningkat sepanjang malam.
Hingga berita ini diturunkan, warga masih berjaga-jaga sambil berharap cuaca segera membaik agar mereka dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan lebih tenang.(*)
Artikel Terkait
Tindak Lanjut Instruksi Bupati: DLH Barru Tinjau Lokasi Tambang Penyebab Banjir di Mallusetasi
Mitigasi Bencana Banjir, Gubernur Sulsel Normalisasi Sungai Suli di Luwu Senilai Rp18,7 Miliar
Gubernur Sulsel Turun Langsung Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Aceh Tamiang
Gubernur Sulsel Salurkan Tiga Truk Air Bersih Siap Minum untuk Korban Banjir Aceh Tamiang
PUPR Sinjai Keruk Drainase di Tekolampe dan Yahya Mathan Cegah Banjir Kota
Tim Kemanusiaan Pemkab Barru Tembus Aceh Tamiang, Salurkan Bantuan Alat Kebersihan dan Logistik untuk Korban Banjir
Sumbar Berduka Lagi! Banjir dan Longsor Terjang Agam hingga Padang, Warga Histeris Takut Rumah Ambruk
BPBD Sulsel Salurkan Bantuan Logistik ke Pengungsi Banjir Kota Makassar
Tapanuli Tengah Kembali Berduka: Banjir dan Longsor Bertubi-tubi di Tengah Luka Bencana 2025 yang Belum Pulih
Sentuhan Kemanusiaan Cinta Laura di Aceh: Peluk Anak-Anak Korban Banjir dan Maknai Arti Keteguhan Sejati