Nyaris Tragis! Pendaki 16 Tahun yang Hilang di Gunung Ijen Ditemukan Selamat, Terjebak di Tebing Curam

photo author
Sytha AR, Sulawesi Network
- Jumat, 20 Februari 2026 | 14:01 WIB
Menyoroti insiden pendaki Gunung Ijen, Banyuwangi yang sempat dilaporkan hilang kini ditemukan dalam kondisi selamat. (Instagram.com/@kawahijenbanyuwangi)
Menyoroti insiden pendaki Gunung Ijen, Banyuwangi yang sempat dilaporkan hilang kini ditemukan dalam kondisi selamat. (Instagram.com/@kawahijenbanyuwangi)

Sulawesinetwork.com – Drama hilangnya seorang remaja berinisial MD (16) di kawasan Gunung Ijen, Banyuwangi, akhirnya berakhir lega.

Setelah dilakukan pencarian intensif selama dua hari, warga Desa Tamansari tersebut ditemukan dalam kondisi selamat oleh Tim SAR Gabungan pada Kamis (19/2/2026) sore.

Insiden ini sempat memicu kegeraman warganet setelah terungkap fakta bahwa rekan-rekan pendakian korban diduga meninggalkan lokasi tanpa melapor ke petugas saat menyadari MD telah menghilang dari rombongan.

Baca Juga: Fenomena Langka 2026: Imlek, Ramadan, dan Prapaskah Berhimpitan, Momentum Harmoni Terbesar Sejak 1863

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari akun Instagram resmi @kawahijenbanyuwangi pada Jumat (20/2/2026), MD ditemukan sekitar pukul 16.16 WIB.

Posisinya cukup ekstrem, yakni terjebak di area tebing curam yang berjarak sekitar 890 meter dari titik terakhir ia dilaporkan hilang (Last Known Position).

"Mengingat medan ekstrem, tim melakukan vertical rescue sebelum mengevakuasi korban ke Pos Paltuding," tulis laporan dalam unggahan tersebut.

Baca Juga: Gubernur Sulsel dan Bupati Gowa Bahas Rencana Pembangunan Pedestrian di Ruas Strategis Makassar-Gowa

Saat ditemukan, kondisi korban sangat lemas akibat paparan cuaca dingin pegunungan dan minimnya asupan makanan selama lebih dari 24 jam.

Tim SAR bahkan harus menggunakan bantuan drone thermal untuk mendeteksi keberadaan panas tubuh korban di tengah cuaca hujan ringan dan mendung tebal.

Dibalik kesuksesan evakuasi tersebut, terselip cerita memprihatinkan mengenai solidaritas dalam pendakian.

Baca Juga: Heboh Jukir Tanah Abang Patok Parkir Rp100 Ribu, Wagub Rano Karno: Setahun Sekali, Marilah Kita Pahami

MD diketahui mendaki bersama empat orang rekannya.

Namun, saat MD terpisah di sekitar pertigaan jalur kawah dan sunrise point, keempat rekannya diduga memilih turun dan pulang ke rumah masing-masing tanpa melapor ke petugas jaga di Pos Paltuding.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Sytha AR

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X