Hilangnya MD baru terdeteksi setelah orang tua korban melapor ke pihak berwenang karena sang anak tak kunjung pulang ke rumah.
Kepala TWA Kawah Ijen, Rusdi Santoso, menyebutkan rombongan tersebut memang sempat beristirahat bersama sebelum akhirnya terpecah.
Baca Juga: Mahakarya 'Kuda Api' SBY Terjual Rp6,5 Miliar: Dibeli Orang Terkaya ke-2 RI untuk Misi Kemanusiaan
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banyuwangi, I Made Oka Astawa, memberikan apresiasi tinggi kepada 41 personel gabungan dari TNI-Polri, BPBD, relawan, dan warga yang bahu-membahu melakukan pencarian.
"Korban ditemukan selamat. Ini menjadi pengingat agar pendaki mematuhi prosedur, tetap dalam rombongan, dan waspada cuaca," tegas Oka di lokasi kejadian.
Setelah berhasil dievakuasi, korban langsung mendapatkan perawatan intensif di Puskesmas Licin.
Dengan ditemukannya MD, Operasi SAR resmi ditutup pada Kamis pukul 18.00 WIB.
Kejadian ini diharapkan menjadi pelajaran berharga bagi para pendaki mengenai pentingnya prosedur pelaporan dan rasa tanggung jawab antarsesama anggota rombongan saat berada di alam liar.(*)