Postur APBN 2026
Banggar DPR dan pemerintah menyepakati postur RAPBN 2026 dengan rincian:
Pendapatan Negara: Rp 3.153,5 triliun
- Perpajakan: Rp 2.693,7 triliun
- PNBP: Rp 459,2 triliun
- Hibah: Rp 0,66 triliun
Baca Juga: Polres Bulukumba Klarifikasi Isu Tebang Pilih Penanganan Kasus Penganiayaan
Belanja Negara: Rp 3.842,7 triliun
- Belanja Pemerintah Pusat: Rp 3.149,7 triliun
- Transfer ke Daerah: Rp 692,9 triliun
Perubahan alokasi anggaran juga disepakati, di antaranya:
Baca Juga: 1.000 Koperasi Merah Putih Siap Cairkan Pinjaman Modal Tahap Pertama
- Tambahan penerimaan cukai Rp 1,7 triliun.
- Peningkatan target PNBP enam kementerian/lembaga Rp 4,1 triliun.
- Penambahan belanja K/L Rp 12,3 triliun.
- Program belanja lainnya Rp 900 miliar.
- Dana Transfer ke Daerah naik Rp 43 triliun.
Dengan disepakatinya APBN 2026, pemerintah dan DPR menegaskan komitmen untuk menjadikan anggaran negara sebagai alat nyata dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat, mengurangi kesenjangan, serta menjaga keberlanjutan lingkungan. (*)
Artikel Terkait
Mengulas Permintaan DPR agar BGN Tunjuk Sekolah dalam Penyajian MBG
Gubernur Sulsel Hadiri Rakor Hilirisasi Komoditas Prioritas dan Pemenuhan Data Calon Petani Calon Lokasi
Pemkab Sinjai dan STIK Makassar Teken MoU Tri Dharma Perguruan Tinggi
Pemkab Barru Bersama JICA dan Bappelitbangda Sulsel Kolaborasi Tekan Kemiskinan dan Stunting
Kemenkop Kawal Pemberian Pinjaman Modal 3.059 Koperasi Merah Putih di Sulsel
Hadiri Rakornas Hilirisasi Komoditas Perkebunan di Jakarta, Bupati Andi Ina: Memperkuat Peran Petani
Sekda Sinjai Dorong Perlindungan Jaminan Sosial bagi Tenaga Konstruksi
Curhat Mentan Amran saat Dirinya Tiba-tiba Dipanggil Prabowo, Ceritakan di Balik Larangan Impor Tepung Tapioka