"Dengan adanya MoU ini, kami akan bekerja sama sebaik mungkin agar pembangunan di desa bisa berjalan optimal sesuai anggaran yang ada," ujarnya.
Agus juga menekankan bahwa penggunaan TNI dalam program ini akan memastikan dana desa benar-benar digunakan untuk pembangunan.
Menurutnya, program TMMD telah terbukti efektif dalam mempercepat pembangunan di daerah tertinggal. Namun, ia juga menyoroti permasalahan kebocoran anggaran yang kerap terjadi di tingkat daerah.
"Banyak anggaran dari pusat yang bocor sehingga tidak sepenuhnya sampai ke desa. Inilah yang menyebabkan masih ada daerah dengan infrastruktur buruk," jelas Agus.
Baca Juga: Juknis TPG Kemenag 2025: Validasi dan Penetapan Penerima Diumumkan Maret Nanti, Ini Penjelasannya
Dengan adanya kerja sama ini, ia berharap pembangunan desa dapat lebih merata, efektif, dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, terutama di wilayah terpencil. (*)
Artikel Terkait
Gibran Rakabuming Beberkan Pelaksanaan MBG Saat Menjadi Pemateri Retret Kepala Daerah: Mohon Dibantu
Mentan Amran dan Menkeu Sri Mulyani Tinjau Progres Cetak Sawah di Wanam
Resepsi Friends of Canada Pertama, Sekda Jufri Rahman Perkuat Kerjasama Berbagai Bidang dengan Kanada
Forum Konsultasi Publik, Sekda Jufri Rahman - Dubes Kanada Bahas Perancangan Ekonomi Hijau Menuju Responsif
Kejagung Ungkap Kerugian Rp193,7 Triliun dari Korupsi Pertamina Itu Hanya pada 2023, Ini Rinciannya
4 Poin Arahan Wapres Gibran Saat Mengisi Retret Kepala Daerah, dari Program MBG hingga Sertifikasi Halal UMKM
Komite Akan Luncurkan Pedoman Kerja Sama Platform Digital dan Perusahaan Pers