Prabowo Sudah Beri Peringatan Sejak Awal
Isu reshuffle sebenarnya sudah santer sejak awal Februari. Dalam pidatonya saat peringatan Harlah ke-102 Nahdlatul Ulama (NU) di Istora Senayan, Prabowo sudah memberi sinyal akan melakukan perombakan kabinet.
"100 hari pertama kami masih memberi kesempatan untuk perubahan yang datang dari kesadaran diri. Tapi setelah itu, saya akan bertindak tegas," tegasnya.
Prabowo juga menegaskan bahwa dirinya hanya mengutamakan kepentingan rakyat dan tidak akan ragu untuk menyingkirkan siapa pun yang tidak bekerja dengan benar.
"Rakyat ingin pemerintah yang bersih dan bekerja dengan baik. Jika ada yang tidak mau bekerja untuk rakyat, ya saya akan singkirkan," pungkasnya. (*)
Artikel Terkait
Heboh Billy Syahputra Bongkar Modus Pencurian Rp1,5 Miliar Tabungan Almarhum Olga
Kapan THR PNS 2025 Cair? Presiden Prabowo Beri Kepastian!
Libur Awal Ramadan dan Lebaran 2025 Kapan Dimulai? Cek Infonya di Sini!
Aksi ‘Indonesia Gelap’ Geruduk Istana Negara di Momen Pelantikan Kepala Daerah, Begini 13 Tuntutan Mahasiswa
4 Tanggapan Istana Soal ‘Indonesia Gelap’: Tepis Pencabutan Beasiswa hingga Imbau Mahasiswa Jangan Serukan Narasi Tak Benar
Menyoal Ramainya Tren #KaburAjaDulu, Istana: Merantau ke Luar Negeri Harus Punya Skill