Sejalan dengan Inggris, Kanada juga menegaskan bahwa Hamas tidak boleh dilibatkan dalam pemerintahan Palestina di masa depan. Syarat ini menjadi bagian penting dari rencana pengakuan yang akan disampaikan.
Carney mengingatkan janji Presiden Otoritas Palestina, Mahmoud Abbas, yang berencana menggelar pemilu pada 2026. Menurutnya, Hamas harus menghormati komitmen tersebut.
"Yang mana Hamas tidak dapat mengambil peran, dan harus mengambil langkah demiliterisasi negara Palestina," tandas Carney.
Dengan langkah ini, Kanada kini resmi bergabung dengan sejumlah negara yang mendukung penuh kedaulatan Palestina, sekaligus memberikan tekanan tambahan pada proses perdamaian yang selama ini dinilai berjalan lambat.(*)
Artikel Terkait
Kabar Duka: Mantan Menag Suryadharma Ali Wafat di Usia 69 Tahun
Mendagri: BUMD Kunci Perkuat Pendapatan Asli Daerah dan Ekonomi Nasional, 303 Badan Usaha Kurang Sehat
BKN Terapkan Enam Kebijakan Baru untuk Peningkatan Karier ASN, Apa Saja?
Pemerintah Siapkan PPPK Paruh Waktu: Ini Posisi yang Dibuka dan Mekanisme Pengadaannya
KPPU Makassar Awasi Gudang Bulog Bulukumba, Selidiki Beras Oplosan dan Kenaikan Harga
Samsung Galaxy Z Fold 7 dan Z Flip 7 Resmi Meluncur di Indonesia, Bawa Inovasi Desain dan AI Canggih
Gubernur Sulsel Ancam Pecat PPPK yang Ajukan Cerai Mendadak Usai Terima SK