Geliat AS Relokasi Warga Gaza Tuai Kontroversi: 3 Negara Ini Tolak Gagasan Trump-Netanyahu, dari China hingga Indonesia

photo author
Sytha AR, Sulawesi Network
- Kamis, 6 Februari 2025 | 13:10 WIB
Potret Donald Trump
Potret Donald Trump

Gagasan itu telah memicu kritik di seluruh dunia sekaligus disambut dengan ketidakpercayaan dan kemarahan warga Palestina. Para penduduk Palestina pun menolak keras usulan kepala negara di negeri Paman Sam itu.

Warga Palestina menegaskan, lebih baik menelan puing-puing reruntuhan dibanding dipaksa pergi dari tanah air mereka.

Warga Palestina: Gaza Tanah Air Kami

Dilansir dari AP News, lebih dari setengah juta warga Palestina telah kembali ke Gaza utara selama sepekan terakhir. 

Baca Juga: Bulan Sutena Dikaitkan Dengan Video Dewasa 1 Menit 14 Detik, Pria dalam Rekaman Jadi Sorotan!

Meskipun di Gaza Utara itu membuat warga kesulitan mendapatkan air, tidak ada listrik, dan begitu banyak puing sehingga hampir tidak ada cukup ruang untuk mendirikan tenda.

Warga Palestina pun menyatakan tekadnya untuk tinggal dan membangun kembali, mengabaikan rencana Trump selaku pemimpin AS yang ingin mereka keluar dari Gaza.

Salah satu warga Palestina, Amir Karaja menuturkan dirinya "lebih baik memakan puing-puing" daripada dipaksa meninggalkan tanah airnya.

Baca Juga: Nokia XR30: Smartphone Tangguh dengan Performa Handal untuk Petualang Modern

"Kami teguh di sini," tegas Karaja saat dirinya sedang mengerjakan sisa-sisa rumahnya di kamp Nuseirat di Gaza tengah. 

"Ini tanah kami, dan kami adalah pemilik tanah yang jujur dan sejati. Saya tidak akan tergusur. Tidak (Trump) atau siapa pun dapat mencabut kami dari Gaza," tegas warga Palestina itu.

Terkini, terdapat sejumlah negara yang menolak gagasan pihak AS sebagai sekutu dari Israel untuk merelokasi warga Gaza, Palestina. Berikut di antaranya:

Baca Juga: KIP Kuliah Berganti Nama, Ini Biaya hingga Uang Saku Bulanan yang Ditanggung

China: Menentang Pemindahan Paksa Warga Gaza

Dilansir dari Anadolu Agency, Kementerian Luar Negeri China menyebut pemerintahnya menentang atau menolak usulan pemindahan warga Palestina dari Jalur Gaza secara paksa.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Sytha AR

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X