Bagian kapal yang jadi target saat penabrakan adalah bagian mesinnya, di mana menimbulkan risiko ledakan.
Pihak APMM melepaskan tembakan peringatan
Dalam upaya menghentikan kapal tersebut, petugas APMM melepaskan tembakan peringatan ke udara, namun kapal tersebut terus melarikan diri.
Baca Juga: 10 Menteri Kabinet Prabowo dengan Tingkat Kepuasan Tertinggi Versi LSI
Saifuddin mengatakan bahwa mengingat ancaman yang meningkat, petugas APMM mengarahkan ke mesin kapal, berharap dapat menonaktifkannya dan mengakhiri pengejaran.
Kapal yang ditumpangi WNI berhasil menghindari penangkapan dan hilang dari radar kapal milik aparat.
Penyelidikan yang dilakukan kepada petugas APMM yang terlibat
Kepala Polisi Selangor, Datuk Hussein Omar Khan mengungkapkan kalau penyelidikan saat ini telah memeriksa 14 saksi dari APMM.
Baca Juga: Video 1 Menit 14 Detik Gegerkan Netizen, Benarkah Bulan Sutena Dalam Adegan Syur Tersebut?
Menurutnya, kemungkinan akan dilakukan pemanggilan untuk interogasi lebih lanjut.
“Petugas yang terlibat dalam operasi tersebut, termasuk mereka yang mengeluarkan senjata api juga akan dipanggil,” ujar Datuk Hussein seperti dikutip dari Malay Mail.
Saifuddin juga menambahkan kalau petugas APMM yang terlibat dalam penembakan itu telah dibebastugaskan untuk keperluan penyelidikan.(*)
Artikel Terkait
Pelaku Penembakan Massal di Thailand Ternyata Mantan Perwira Polisi, Ini Sosoknya
Penembakan Massal Terjadi Saat Acara Wisuda Siswa SMA, 2 Orang Tewas Tertembak
Anggota Komisi III DPR RI Andi Muzakkir Mengutuk Keras Penembakan Seorang Advokat di Bone
Selidiki Kasus Penembakan Maut di Lappariaja, Kapolres Bone: Akan Tuntaskan Hingga Akar
Menyoal Penembakan 5 WNI di Malaysia, Presiden Prabowo Wanti-wanti untuk Tidak Masuk Negara Asing dengan Jalur Ilegal
Update Kondisi Terbaru Korban Penembakan WNI di Malaysia, Kemenlu Ungkap Satu Orang Masih Belum Teridentifikasi
Perbedaan Sudut Pandang Melihat Kasus Penembakan WNI di Malaysia, PM Anwar Ibrahim Berharap Tak Berpengaruh pada Hubungan dengan Indonesia
Korban Peluru Panas Aparat Malaysia Bertambah, Satu Orang Korban Penembakan 5 WNI yang Sempat Koma Meninggal Dunia
Berkaca dari Pola Sebelumnya, Mendagri Malaysia Klaim Potensi Penyelidikan Tentang Penyelundupan Narkoba atau Senjata Terkait Penembakan 5 WNI