Rencana pembuatan buku itu disebut-sebut karena Meghan ingin mengukur minat publik tentang proyek semacam itu.
Vanity Fair kemudian mengklarifikasi bahwa diskusi Meghan dengan penerbit bukanlah indikasi akan terjadinya perceraian.
Sebaliknya, pertemuan tersebut digambarkan sebagai eksplorasi kepentingan hipotesis dan tanpa tawaran resmi yang dibuat oleh penerbit.
Baca Juga: BLT BBM 2025 Segera Disalurkan, Bansos Lansia Juga Ikut Cair! Ayo Cek Sekarang
Buku yang dituduhkan itu kabarnya akan berfokus pada dampak kemungkinan perpisahan dari Harry daripada mengingat kembali perceraian Meghan dengan suami pertamanya, Trevor Engelson.
Pangeran Harry dan Meghan Markle tinggal terpisah
Dalam beberapa bulan, rumor makin mencuat bahwa Pangeran Harry dan Meghan telah hidup berpisah.
Pangeran Harry makin aktif dengan kegiatan kemanusiaannya sedangkan Meghan sibuk dengan brand lifestylenya bernama American Riviera Orchard.
Respon Pangeran Harry mengenai rumor perceraiannya dengan Meghan
Dalam beberapa kesempatan, ia menyelipkan candaan untuk menanggapi rumor tersebut.
Saat tampil di DealBook Summit, jurnalis Andrew Ross Sorkin bertanya kepada Harry tentang spekulasi yang sedang berlangsung dan mengapa dia dan Meghan terkadang menghadiri acara secara terpisah.
"Karena Anda mengundang saya, Anda seharusnya tahu itu," kata Pangeran Harry, mengutip dari Marca.com.
Masih mengutip dari Marca.com, Pangeran Harry juga pernah melontarkan candaan lainnya tentang rumor perceraian.
Artikel Terkait
Prabowo Ingin Indonesia dan Malaysia Sinergikan Negara-negara Asia Lainnya
Presiden Prabowo Harap Gencatan Senjata di Palestina Bertahan, Konsisten Dukung Kemerdekaan
Momen Pecah Tawa Prabowo dan Anwar Ibrahim, Gara-gara Pajangan Mobil F1
4 Fakta Menohok AS Panik Lihat AI Buatan China DeepSeek yang Guncang Pasar Global
Tolak Penawaran Trump yang Ngotot Pindahkan Warga Gaza ke Berbagai Negara
Trump Hentikan Bantuan Medis Obat, Ancaman HIV/AIDS, Malaria, dan TBC Diprediksi Meningkat Pesat
Ini Alasan Donald Trump Tawarkan Pensiun Dini Bagi PNS AS dengan Pesangon Tinggi
Coca-cola Menarik Produknya dari Pasar Eropa karena Kandungan Klorat Tinggi, Lalu Indonesia?
Google Salah Tampilkan Kurs Dollar ke Rupiah Jadi Rp8.170, Terungkap Penyebab dan Bahayanya
Bill Gates Ungkap Tanda-tanda Kiamat Sudah Terlihat, Singgung tentang Indonesia, Ada Apa?