Rini juga menjelaskan bahwa penonaktifan BPJS bagi penerima PBI APBN sepenuhnya menjadi kewenangan Kementerian Sosial melalui Surat Keputusan (SK) bulanan yang didasarkan pada hasil verifikasi.
Sementara untuk PBI APBD, BPJS Kesehatan hanya menindaklanjuti data penerima bantuan yang disampaikan oleh dinas terkait.
Baca Juga: Rhenald Kasali Bongkar 4 Dampak Krusial Merger Grab-GoTo: Lebih dari Sekadar Aplikasi!
"Kami hanya menindaklanjuti data yang diberikan oleh dinas terkait untuk penerima bantuan. Terkait penonaktifan, kami dari BPJS Kesehatan mengikuti data yang disampaikan. Jika ada peserta PBI yang dinonaktifkan, kami dapat menelusuri tanggal penonaktifan dan data terkait lainnya," jelas Rini.
Menyikapi pertemuan ini, DPRD Bulukumba mengambil langkah tegas untuk menjadwalkan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dalam waktu dekat.
RDP ini akan melibatkan BPJS Kesehatan dan dinas terkait untuk melakukan sinkronisasi data penerima bantuan iuran yang dibiayai APBD serta mengurai polemik terkait penonaktifan BPJS di kalangan masyarakat.
Langkah ini diharapkan dapat menemukan solusi komprehensif untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan kejelasan status kepesertaan BPJS Kesehatan bagi seluruh masyarakat Bulukumba.(*)
Artikel Terkait
Komisi 3 DPRD Bulukumba Maraton Bahas LKPJ Bupati 2024: Fokus Transparansi dan Akuntabilitas
Sinergi Kuat Demi Toleransi, DPRD dan Pemkab Bulukumba Gelar Rapat Koordinasi Lintas Sektor
Seleksi BUMD Tidak Libatkan DPRD, Legislator Bantaeng: Ada Kesan Politik Balas Jasa
Bulukumba Bergerak Atasi Krisis Kesehatan Jiwa: Pembentukan Tim Terpadu Tuai Apresiasi dari DPRD
DPRD Bulukumba Telisik Kinerja Pemda dalam Rapat Kerja LKPJ Bupati 2024
DPRD Bulukumba Bahas Lebih Dalam Tata Cara Penyelenggaraan Cadangan Pangan Daerah
DPRD Bulukumba Usut Dugaan Pungli dan Pemecatan Kepala Dusun: Bukti Rekaman Jadi Sorotan!
Terobosan Bulukumba: Bupati Wajibkan Desa Bentuk Bank Sampah, DPRD Sambut Peluang Ekonomi Baru
DPRD Bulukumba Turun Langsung Kawal Pembangunan: Cek Sekolah dan Layanan Rumah Sakit!
Sinergi Parlemen Selatan Sulawesi: DPRD Takalar Belajar Pengelolaan Keuangan ke Bulukumba!