Sulawesinetwork.com - Seleksi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Bantaeng terkesan menjadi ajang politik balas jasa. Sejumlah nama yang lolos berkas administrasi diketahui adalah kader Partai PKS dan Golkar.
Kedua partai ini adalah partai yang mengusung M Fathul Fauzi Nurdin dan Sahabuddin di Pilkada 2024. Ironisnya, DPRD Bantaeng sebagai lembaga legislatif sama sekali tidak dilibatkan dalam proses seleksi BUMD ini.
"Kami di DPRD sendiri tidak dilibatkan dalam proses seleksi BUMD ini. Kami cuma dengar tiba-tiba ada yang lolos seleksi. Karena proses seleksi ini tertutup, maka seleksi ini kami anggap terkesan sebagai ajang politik balas jasa," kata Legislator Partai Demokrat, Misbahuddin Basri, Senin, 5 Mei 2025.
Baca Juga: Pemkab Bulukumba Serahkan Motor Sampah dan Petugas Penyapu ke Kelurahan se-Kecamatan Ujungbulu
Dia menyebut, DPRD semestinya ikut dilibatkan dalam proses seleksi ini. Seharusnya, ada proses fit and propertest di DPRD agar DPRD bisa mendapatkan gambaran seperti apa kemampuan manajemen perusahaan para kandidat tersebut.
"Jangan sampai, orang-orang yang tidak layak memimpin BUMD ini. Atau jangan sampai ada orang yang mau diloloskan di posisi tertentu, bukan karena kemampuannya, tetapi karena ada barter jabatan," kata Misbahuddin.
Dia menyebut, Eksekutif dan Legislatif sebenarnya adalah sebuah kesatuan. Apa yang dilakukan oleh eksekutif akan dipertanggung jawabkan di legislatif dan masyarakat. Oleh karena itu, kebijakan yang diambil oleh eksekutif hendaknya melibatkan legislatif.
"Ini kami tidak dilibatkan sama sekali. Eksekutif terkesan seperti mau menentukan sendiri siapa yang mau ditempatkan," kata Misbahuddin.
Sekedar diketahui seleksi Komisaris, Dewan Pengawas dan Direktur BUMD saat ini sudah pada tahap seleksi tertulis. Sejumlah nama dinyatakan telah lolos administrasi.
Beberapa nama yang teridentifikasi sebagai calon direktur dan komisaris BUMD di Bantaeng di antaranya adalah Kamaruddin SH (Partai Golkar) Calon Direktur PDAM dan Dewas PDAM, Suwardi (Kader Partai PKS) Calon Direktur dan Dewas PDAM. Selain itu ada pula Darwis ST (Partai Golkar) yang mendaftar sebagai Calon Dewan Pengawas PDAM.
Selain itu, yang paling mencolok adalah Ariady Arsal. Dia diketahui adalah Kader PKS asal Kabupaten Selayar. Dia mendaftar sebagai Calon Direktur Perseroda dan Calon Komisaris Perseroda Bantaeng.
Sumber yang dihimpun media ini menyebutkan jika, seleksi calon pimpinan di BUMD ini juga diwarnai oleh sejumlah tim pemenangan dan keluarga UJISAH di Pilkada 2024 lalu.
Artikel Terkait
Angin Segar untuk Pahlawan Pendidikan! 310 Ribu Guru Honorer Terima Bantuan Rp 300 Ribu/Bulan, Cair Juli
Zulhas Bongkar Keuntungan Dahsyat Koperasi Desa Merah Putih: Pupuk Murah hingga Klinik Mandiri
Duel Smartphone Nokia N75 Max Vs Xiaomi 15 Ultra: Chipset Gahar dan Kamera Lensa Leica Telefoto 200MP
Senyum Prabowo Hangatkan Terminal Haji: Mabrur ya Pak, Bu Semua!
Gubernur Andi Sudirman 'Gercep' Lobi Pusat! Rp 1,3 Triliun Diajukan Demi Muluskan 300 Km Jalan Sulsel
Air Mata Haru di Terminal Haji: Terima Kasih Pak Prabowo, Ongkos Haji Turun!
Guncangan Tarif Impor AS: Prabowo dan Anwar Bersatu, Lawan Dampak Negatif!
Nasib Honorer Berubah! Gagal CPNS 2024 Tetap Bisa Diangkat Jadi PPPK, Ini Syaratnya!