Sulawesinetwork.com - Komitmen Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bulukumba dalam mendukung akses pendidikan bagi anak-anak kurang mampu terus diwujudkan melalui berbagai program kemanusiaan.
Salah satunya melalui Program Penanganan Anak Tidak Sekolah (ATS), BAZNAS menyalurkan bantuan seragam sekolah kepada Fajar, seorang anak yang sebelumnya putus sekolah dan kini kembali melanjutkan pendidikan formal di SMK TI Bulukumba.
Tak hanya Fajar, adiknya yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD) juga menerima bantuan seragam sekolah.
Baca Juga: Polres Bulukumba Bersih-Bersih Kantor, Ciptakan Lingkungan Bersih, Asri, dan Nyaman
Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban keluarga sekaligus menjadi penyemangat bagi keduanya untuk terus menuntut ilmu.
Kepala SMK TI Bulukumba, Fatmawati Umbo, mengapresiasi dukungan BAZNAS Kabupaten Bulukumba dalam membantu peserta didik yang kembali bersekolah melalui Program Penanganan Anak Tidak Sekolah (ATS).
Menurutnya, bantuan tersebut bukan hanya memenuhi kebutuhan perlengkapan sekolah, tetapi juga menjadi bentuk nyata kepedulian terhadap keberlangsungan pendidikan anak-anak yang sempat kehilangan kesempatan belajar.
Baca Juga: A Ahmad Fajar Terpilih Pimpin DPK KNPI Ujung Loe, Siap Jadikan KNPI Ruang Akselerasi Pemuda
Sementara itu, Pimpinan BAZNAS Kabupaten Bulukumba, Ust. Yusuf Sandi, mengatakan bahwa pendidikan merupakan salah satu fokus penyaluran zakat karena menjadi investasi jangka panjang dalam membangun kualitas sumber daya manusia.
"Melalui Program Penanganan Anak Tidak Sekolah (ATS), kami ingin memastikan tidak ada anak yang kehilangan kesempatan belajar hanya karena keterbatasan ekonomi. Bantuan seragam ini mungkin terlihat sederhana, tetapi kami berharap dapat menjadi penyemangat bagi anak-anak untuk kembali bersekolah dan meraih cita-citanya. Semoga zakat yang dititipkan para muzaki dapat memberikan manfaat yang luas dan menjadi amal jariyah bagi semuanya," ujarnya.
Ia juga mengajak masyarakat yang memiliki kemampuan untuk terus menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS agar semakin banyak masyarakat yang dapat dibantu, khususnya di bidang pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi.
Program Penanganan Anak Tidak Sekolah (ATS) menjadi salah satu upaya strategis dalam mengembalikan hak anak untuk memperoleh pendidikan.
Melalui kolaborasi berbagai pihak, diharapkan angka anak putus sekolah di Kabupaten Bulukumba dapat terus ditekan sehingga semakin banyak anak yang dapat kembali mengenyam pendidikan dan meraih masa depan yang lebih baik.
Artikel Terkait
Tahap Akhir Proses Seleksi Pimpinan Baznas, Bupati Uji Nurdin Verifikasi Faktual
Sinergi Pemkab dan BAZNAS, Bupati Bantaeng Serahkan Bantuan ZIS ke Penerima Manfaat
Bupati Bantaeng Lantik Pimpinan Baznas Kabupaten Bantaeng Periode 2025–2030, Uji Nurdin Titip Pesan Ini
Sinergi Dinsos dan Baznas Sinjai Salurkan Bantuan Paket Lengkap untuk Warga Pelosok Bulupoddo
Ini Besaran Zakat Fitrah dan Fidyah Ramadan 2026 Menurut BAZNAS
Daftar Besaran Zakat Fitrah Sinjai 1447 H: Minimal Rp35 Ribu, Simak Panduan Lengkap Baznas
Hadiri Halal Bihalal Baznas, Bupati Bantaeng Tekankan Sinergi Pengelolaan Zakat dan Sedekah
BAZNAS Bulukumba Sembelih 129 Ekor Kambing DAM Jamaah Haji, Dibagi ke Panti Asuhan dan Ponpes
Muharram Ceria, BAZNAS Bulukumba Gelar Khitanan Massal Gratis untuk Anak dari 10 Kecamatan
Khitanan Massal BAZNAS Bulukumba Disambut Antusias, Camat Herlang: Bukti Nyata Manfaat Dana Zakat