Sulawesinetwork.com - Kue Sikaporo merupakan salah satu makanan tradisional yang berasal dari Bugis, Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel).
Teksturnya lembut dengan cita rasa manis dan bentuk yang cantik.
Kue ini merupakan salah kue wajib untuk hantaran pernikahan masyarakat Bugis.
Sikaporo memiliki tekstur yang lembut, Bahan utamanya adalah tepung beras, santan, dan sedikit gula pasir sehingga tidak begitu manis.
Dibalik rasanya gurih dan nikmat dengan aroma khas pandan yang wangi. Sikaporo memiliki kisah legendaris yang penuh dengan makna.
Dahulu kala, hiduplah dua gadis bangsawan bersaudara tiri yang masih anak-anak.
Meski tak sedarah, mereka selalu bermain bersama dengan penuh keceriaan dan saling peduli serta mengasihi layaknya saudara kandung.
Setelah dewasa, sang kakak dilamar pria bangsawan bugis.
Baca Juga: Mutasi yang Dilakukan Bupati Andi Utta Berpotensi Dibatalkan, Begini Jawaban Pemkab Bulukumba
Hal itupun membuat sang adik menjadi senang dan sedih secara bersamaan.
Keduanya pun harus berpisah karena sang kakak tinggal jauh bersama suaminya.
Sebagai hadiah perpisahan, sang adik memberi kue istimewa kepada kakak tirinya.
Kue kuning hijau yang berbentuk bunga itu dinamai Sikaporo.
Artikel Terkait
Kuliner Khas Berbahan Dasar Kuda Kabupaten Jeneponto: Ada Ganja Makanan Khas Kaum Bangsawan
Jangan Sampai Salah Warna, Begini Filosofi Baju Bodo Asal Sulawesi Selatan: Pakaian Adat Tertua di Dunia
Mengenal Desa Tokkonan: Masjid Tua Berusia 400 Tahun Hingga Baje' Ba'tan Kuliner Khas Kabupaten Enrekang
Filosofi "Bunga Male" yang Sangat Identik dalam Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Sulsel
Ternyata Begini Sehingga Kue Pastel Disebut 'Jalangkote' di Sulsel, Salah Satu Warisan Kuliner Indonesia
Legenda dan Filosofi Pisang Ijo, Takjil Incaran Buka Puasa di Sulsel: Juru Masak yang Hampir Dihukum Mati
Hikmah di Balik Jalangkote, Makanan Khas Sulsel yang Menyimpan Banyak Kenangan
Sering Disebut Sebagai Kue Kejujuran, Barongko Konon Hidangan Mewah yang Hanya Bisa Dinikmati Keluarga Raja