Sulawesinetwork.com - Perjuangan perebutan Kemerdekaan Republik Indonesia banyak melahirkan pahlawan baik laki-laki maupun perempuan.
Sejak pertama kali gelar pahlawan nasional diberikan pada tahun 1959 hingga 2022 oleh Kementerian Sosial melalui Direktorat Kepahlawanan, Keperintisan, Kesetiakawanan dan Restorasi Sosial.
Tercatat ada 200 tokoh yang sudah ditetapkan sebagai pahlawan nasional. Dimana 16 diantaranya merupakan tokoh perempuan yang ditetapkan sebagai pahlawan.
Baca Juga: Keistimewaan Hari Kamis Menurut Islam, Ini Amalan yang Baik Dilakukan
Dari 16 tokoh perempuan tersebut, terdapat tiga tokoh perempuan asal pulau Sulawesi yang ditetapkan sebagai pahlawan nasional.
Krateria pemberian gelar pahlawan kepada tokoh perempuan yakni perintis kemerdekaan, emansipasi perempuan, dan ibu negara.
Terbaru, ada enam tokoh yang dinobatkan sebagai pahlawan nasional tahun 2023 satu di antaranya perempuan yakni Ratu Kalinyamat dari Jawa Tengah.
Berikut ini daftar pahlawan nasional perempuan Indonesia asal Sulawesi yang penting untuk diketahui, yakni:
1. Opu Daeng Risadju
Opu Daeng Risadju merupakan pahlawan wanita Indonesia yang berasal dari Sulawesi Selatan dan tidak banyak orang ketahui.
Pada periode 1880-1962, Risadju menjadi anggota Partai Syarekat Islam Indonesia (PSII) cabang Parepare.
Selama itu juga ia dengan giat menyebarkan propaganda tentang Islam hingga membuat Risadju ditangkap dan dipenjara selama 14 bulan oleh pemerintah kolonial.
Artikel Terkait
Beraksi Bagaikan Pahlawan Bela Keluarga, Remaja Pelaku Pembusuran di Bulukumba Diamankan Polisi
Diperingati Setiap 12 Rabiul Awal, Lalu Bagaimana Sejarah Sesungguhnya Maulid Nabi Muhammad SAW?
Wajo Jadi Daerah Penghasil Semangka Terbesar di Sulsel, Ternyata Ini Sejarah Buah Identik Bendera Palestina
25 November Diperingati Sebagai Hari Guru Nasional, Sudah Sejak Awal Kemerdekaan, Begini Sejarah Singkatnya
Pimpin Hari Ibu, Herfida Muchtar Pimpin Ziarah Makam Pahlawan dan Anjangsana
Siapa Pengukir Sejarah Wakil Bulukumba 5 di DPRD, Wajah Lama di Dapil Baru
Ternyata Begini Sejarah Pedang Pora, Tradisi yang Digunakan Sambut AKBP Andi Erma Suryono Sebagai Kapolres Bulukumba