Sebelumnya, Djamaluddin menyebutkan jika dua petinggi partai itu terlibat dalam pengadaan sejumlah proyek di Kementan.
Perkara dan keterlibatan dua petinggi partai itulah yang pada akhirnya memicu tindak pemerasan yang dilakukan Firli Bahuri.
Hanya saja, Djamaluddin tidak menyebutkan secara gamblang siapa dua petinggi partai yang dimaksud karena berpotensi mengganggu pemilu 2024.(*)
Artikel Terkait
Ketua KPK Firli Bahuri Ditetapkan Sebagai Tersangka Pemerasan Terhadap SYL
Ada Barang Bukti Uang Dalam Penetapan Ketua KPK Firli Bahuri Sebagai Tersangka, Begini Respon Syahrul Yasin Limpo
Jokowi Segara Tunjuk Ketua KPK Sementara Pengganti Firli Bahuri, Ada Empat Sosok Ini
Korupsi Pengadaan Sapi dan Hortikultura di Kementan Diselidiki KPK
Resmi Diberhentikan, Ketua KPK Minta Firli tidak Berkantor di KPK dan Diminta Kemasi Barang-barang
Bukan Kali Pertama, Berikut Sederet Pimpinan KPK yang pernah Terjerat Kasus Hukum
Firli Bahuri Dapat Fasilitas Pengawalan Bukan dari KPK, Lalu dari Mana?