Sulawesinetwork.com - Indonesia Financial Group (IFG) menegaskan komitmennya untuk memperkuat tata kelola perusahaan sebagai fondasi utama dalam mendorong pendekatan bisnis yang berorientasi pada nasabah (customer centricity) serta memastikan transformasi berkelanjutan di industri asuransi nasional.
Sebagai holding BUMN asuransi, IFG meyakini bahwa pelayanan yang andal dan perlindungan nasabah yang berkelanjutan hanya dapat diwujudkan melalui tata kelola yang kuat, transparan, dan akuntabel.
Oleh karena itu, penguatan Good Corporate Governance menjadi prioritas dalam memastikan setiap kebijakan dan proses bisnis dijalankan secara prudent dan bertanggung jawab.
Baca Juga: Viral ASN Kocar-kacir Dirazia Satpol PP, Diduga Gegara Pergi Ngopi ke Warkop saat Jam Kerja
Penguatan tata kelola tersebut diwujudkan melalui penataan proses bisnis yang terintegrasi, penguatan pengendalian internal, serta disiplin manajemen risiko di seluruh entitas anggota IFG Group.
Langkah ini memastikan pengembangan produk, layanan, dan kerja sama bisnis selalu berangkat dari kepentingan nasabah, sekaligus menghadirkan kepastian dan kenyamanan dalam jangka panjang.
IFG juga mendorong keselarasan budaya kerja di seluruh entitas dengan menempatkan nasabah sebagai pusat pengambilan keputusan.
Baca Juga: Wabup Barru Resmi Buka Musorkab KONI, Dorong Kekompakan dan Prestasi Atlet
Peningkatan kualitas sumber daya manusia, penyempurnaan sistem layanan, serta pemanfaatan teknologi menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk menghadirkan pengalaman nasabah yang konsisten, andal, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat.
Sekretaris Perusahaan IFG, Denny S Adji, menegaskan bahwa tata kelola dan customer centricity merupakan dua hal yang saling terkait dan tidak terpisahkan.
“Bagi IFG, customer centricity tidak dapat dipisahkan dari tata kelola yang kuat. Governance yang solid memastikan setiap kebijakan, proses, dan layanan dijalankan secara prudent, transparan, dan berorientasi pada perlindungan serta kepentingan nasabah. Inilah landasan kami dalam menjaga kepercayaan publik dan keberlanjutan industri asuransi nasional.”
Baca Juga: WHO Kunjungi RSIA Pertiwi Makassar dalam APEC Child Health Workshop 2026
Ke depan, IFG akan terus mengakselerasi transformasi bisnis dengan menjadikan tata kelola yang kuat dan orientasi kepada nasabah sebagai satu kesatuan yang saling memperkuat, sejalan dengan peran IFG dalam membangun ekosistem asuransi nasional yang sehat, berdaya saing, dan berkelanjutan. (*)