Sulawesinetwork.com - Sejumlah delegasi internasional dari World Health Organization (WHO) melakukan kunjungan lapangan ke Rumah Sakit Khusus Daerah Ibu dan Anak (RSKD IA) Pertiwi Makassar, Jalan Jenderal Sudirman, Kamis, 22 Januari 2026.
Kunjungan tersebut merupakan bagian dari rangkaian hari ketiga kegiatan Asia Pacific Economic Cooperation (APEC) Child Health Workshop (ACHW) 2026 bertajuk “Workshop on Managing Child Health for Healthcare Workforce”.
Para delegasi meninjau langsung fasilitas serta kualitas layanan kesehatan ibu dan anak yang dikelola Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.
Baca Juga: OMC Pangkas 30 Persen Risiko Cuaca, Evakuasi Korban ATR 42-500 Diupayakan Menggunakan Helikopter
RSIA Pertiwi menjadi salah satu lokasi terpilih karena peran strategisnya dalam mendukung upaya penurunan Angka Kematian Bayi (AKB), yang menjadi fokus utama kolaborasi APEC di bidang kesehatan anak.
Direktur RSKD IA Pertiwi Makassar, dr. Rivayanti Nawawi, Sp.PK, menyampaikan bahwa kunjungan tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi rumah sakit daerah di bawah naungan Pemprov Sulsel.
“Kami sangat bangga untuk menunjukkan bagaimana Sulawesi Selatan mengelola fasilitas kesehatan khusus ibu dan anak. Kunjungan ke RSIA Pertiwi ini memberikan gambaran nyata bagi para delegasi mengenai implementasi layanan kesehatan di daerah kami. Ada dari India, Jepang, Malaysia, Singapura, dan Thailand,” ujarnya.
Baca Juga: Gubernur Sulsel Saksikan Penyerahan Black Box Pesawat ATR 42-500 PK-THT
Ia menjelaskan, kunjungan lapangan ini bertujuan memberikan wawasan praktis terkait sistem pelayanan kesehatan dan pengelolaan sumber daya manusia (SDM) kesehatan, khususnya pada layanan ibu, bayi, dan anak.
Hasil kunjungan ini diharapkan dapat memperkaya diskusi dalam APEC Child Health Workshop serta mendukung agenda Health Labour Market Analysis (Analisis Pasar Tenaga Kesehatan) Indonesia.
Selain meninjau fasilitas rumah sakit, para delegasi WHO turut didampingi oleh tim dari Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Makassar.
Baca Juga: Menu SPPG Polres Bulukumba Dipuji Siswa, Pesan 'Kak Sumpah Enak Masakanta' Jadi Viral
Workshop ACHW 2026 sendiri berlangsung selama tiga hari, sejak 20 hingga 22 Januari 2026, dengan melibatkan pakar kesehatan dari berbagai negara, antara lain Vietnam, Chinese Taipei, Malaysia, Filipina, dan Thailand.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan diharapkan dapat semakin memperkuat posisinya dalam kerja sama kesehatan internasional, sekaligus mengadopsi rekomendasi global untuk peningkatan standar layanan kesehatan ibu dan anak di tingkat daerah. (*)
Artikel Terkait
Gubernur Andi Sudirman Resmikan Rehab 136 Sekolah, Program Terbesar Sarana Pendidikan di Sulsel
Tangis Guru Honorer saat Bandingkan Gajinya dengan Sopir MBG: Miris Hati Saya
Masjid Apung Pantai Merpati Disiapkan Jadi Ikon Wisata Religi Bulukumba, Panitia Buka Donasi
Sekjen Kemensos Robben Rico Bahas Program Sekolah Rakyat di Forum JPP Promedia, Ungkap Dampaknya bagi Masyarakat Kecil
Mengajar Belasan Tahun tapi Gaji Rp200 Ribu, Viral Guru PAUD Bongkar Pendapatan Sebulan
Wakil Ketua DPRD Bulukumba Terima Audiensi IPPS UIN Alauddin Bahas Isu Hukum Pertanahan
Sekjen Kemensos Ungkap Permasalahan Gigi Paling Dominan Dialami Calon Siswa Sekolah Rakyat, Terungkap saat Cek Kesehatan