Ganti Nama Jadi Denyut Nadi, Band Asal Makassar Siap Buka Babak Baru Lewat Single 'Kalah'

photo author
Hendrawan, Sulawesi Network
- Senin, 27 Juli 2026 | 11:46 WIB
Band asal Makassar, Denyut Nadi.
Band asal Makassar, Denyut Nadi.

Sulawesinetwork.com - Setelah lebih dari satu dekade berkarya di industri musik independen, grup musik asal Makassar yang sebelumnya dikenal dengan nama Vertikal resmi memperkenalkan identitas baru sebagai Denyut Nadi.

Transformasi band yang telah eksis sejak 2012 itu menjadi penanda dimulainya babak baru dalam perjalanan musikal mereka. Pergantian nama bukan sekadar perubahan identitas, melainkan refleksi dari proses pendewasaan bermusik yang tetap berpijak pada karakter khas yang telah mereka bangun selama bertahun-tahun.

Nama Vertikal selama ini dikenal luas melalui sejumlah karya bertema lokal yang berhasil menarik perhatian penikmat musik, di antaranya Setinggi Bawakaraeng, Malino Kota Bunga, Jalan-jalan di Makassar,Alur, dan Tak Bersuara.

Baca Juga: Kembali Membanggakan, Andi Azzaza Amnan Afifah Raih Runner Up 1 Puteri Maritim Sulsel 2026

Kini, melalui nama Denyut Nadi, para personel ingin menghadirkan semangat baru tanpa meninggalkan ciri khas mereka, yakni lirik yang emosional, dekat dengan realitas kehidupan, serta dikemas dalam aransemen musik yang kuat dan mudah diterima pendengar.

Sebagai langkah awal di bawah identitas baru tersebut, Denyut Nadi bersiap merilis single terbaru berjudul "Kalah". Lagu ini dijadwalkan hadir dalam waktu dekat dan akan tersedia di berbagai platform musik digital seperti Spotify, YouTube, Apple Music, dan layanan streaming lainnya.

Vokalis Denyut Nadi, Asroel, mengatakan pergantian nama merupakan simbol perjalanan panjang yang telah dilalui bersama para personel selama lebih dari 14 tahun berkarya.

Baca Juga: Bupati Andi Utta Beri Penghargaan kepada Tiga OPD Berprestasi dalam Pelayanan Publik

"Denyut Nadi adalah semangat baru bagi kami. Nama ini mencerminkan kehidupan, pergerakan, dan emosi yang selalu kami tuangkan dalam setiap karya. Kami ingin terus berkembang tanpa melupakan perjalanan panjang yang telah kami lalui sejak 2012," ujar Asroel dilansir, Senin, 27 Juli 2026.

Menurutnya, kehadiran lagu "Kalah" diharapkan mampu menghadirkan pengalaman emosional yang lebih mendalam sekaligus menjadi titik awal perjalanan baru band tersebut.

"Kami berharap dengan nama baru ini bisa menjadi jembatan yang membawa karya-karya kami semakin dikenal. Bukan hanya di Sulawesi Selatan, tetapi juga di seluruh Indonesia, terutama lagu-lagu bertema lokal seperti Setinggi Bawakaraeng, Malino Kota Bunga, dan Jalan-jalan di Makassar. Bismillah, semoga ini menjadi awal yang lebih baik," tambahnya.

Baca Juga: Jatuh dari Hammock di Gunung Bulu Baria Hingga Alami Cedera, Pendaki di Evakuasi Tim SAR Gabungan

Selama berkarier di jalur independen, band ini konsisten menghadirkan karya-karya yang mengangkat kisah kehidupan, budaya lokal, hingga keindahan alam Sulawesi Selatan. Konsistensi tersebut menjadi identitas yang tetap dipertahankan meski kini tampil dengan nama baru.

Para personel optimistis transformasi menjadi Denyut Nadi akan membuka peluang yang lebih luas untuk menjangkau pendengar nasional tanpa kehilangan akar musikal yang telah melekat sejak era Vertikal.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Hendrawan

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X