Sulawesinetwork.com - Sejumlah bank di Indonesia, baik bank nasional maupun daerah, secara serempak menegaskan komitmen mereka dalam menjaga keamanan dana nasabah di tengah kebijakan penataan rekening tidak aktif (dormant).
Kebijakan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk meminimalisasi penyalahgunaan rekening oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.
Pernyataan dari Bank Nasional
Baca Juga: Gubernur Sulawesi Tenggara: Pencegahan Korupsi Tanggung Jawab Kolektif
- Bank Rakyat Indonesia (BRI): Corporate Secretary BRI, Agustya Hendy Bernadi, memastikan seluruh dana dan rekening nasabah tetap aman. Ia menyebut langkah ini sebagai tindakan preventif untuk melindungi nasabah.
- Bank Mandiri: Corporate Secretary M. Ashidiq Iswara menyatakan bahwa kebijakan ini mendukung industri perbankan yang sehat. Bank Mandiri telah mengambil langkah-langkah terukur sesuai prosedur internal, dengan memperhatikan transparansi dan perlindungan konsumen.
- Bank Negara Indonesia (BNI): Direktur Utama BNI, Putrama Wahju Setyawan, memastikan BNI akan memfasilitasi proses pembukaan blokir bagi nasabah yang terdampak.
- Bank Danamon: Compliance Director Rita Mirasari mengumumkan bahwa seluruh rekening nasabahnya yang sempat mengalami penyesuaian kini telah kembali aktif sepenuhnya.
Bank Daerah Juga Turut Menjamin
- Bank Sumsel Babel: Pemimpin Divisi Sekretaris Perusahaan, Teddy Kurniawan, mengimbau nasabah untuk tenang, memastikan dana mereka aman, dan rekening dapat diaktifkan kembali dengan mudah melalui transaksi sederhana.
- Bank Kalbar: Direktur Utama Rokidi menegaskan bahwa langkah ini justru merupakan bagian dari perlindungan terhadap potensi penyalahgunaan rekening.
Baca Juga: Soal Pengibaran Bendera One Piece, Titiek Soeharto: Masalah Ecek-ecek, Jangan Ditanggapi
Menko Polkam Budi Gunawan juga menegaskan bahwa kebijakan ini bertujuan untuk melindungi masyarakat, dan pihaknya akan berkoordinasi dengan PPATK serta pihak terkait untuk menjaga keamanan dana nasabah.(*)
Artikel Terkait
Pemerintah Batasi Usia Anak Main Medsos dan Platform Digital
Abolisi dan Amnesti Tom Lembong-Hasto: Fahri Hamzah Sebut Langkah Bijak Prabowo untuk Satukan Bangsa
Jadi Sekjen Baru Gerindra, Sugiono Ucapkan Ini ke Ahmad Muzani
Gunung Lewotobi Laki-Laki Meletus Dahsyat, Kolom Abu Capai 10 Ribu Meter dan Langit Memerah
Anies Baswedan Sambut Bebasnya Tom Lembong: Waktu Tak Bisa Kembali, Tapi Esok Bisa Dimenangkan
Abolisi Tom Lembong dan Amnesti Hasto: Jokowi Sebut Itu Hak Istimewa Presiden
Pengibaran Bendera One Piece di Bulan Kemerdekaan Dilarang, Menko Polkam Ancam Beri Sanksi Tegas