Sulawesinetwork.com - Kebijakan kontroversial Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengirim siswa 'nakal' ke barak militer TNI mulai menunjukkan dampaknya.
Markas Resimen Armed 1 Kostrad Sthira Yudha di Purwakarta menjadi tempat 'pendidikan khusus' bagi para remaja yang dianggap bermasalah.
Di balik kebijakan ini, tersembunyi kisah pilu seorang ibu bernama Ela, warga Desa Cibodas, Bungursari, Purwakarta.
Dengan suara lirih, Ela berbagi cerita kepada Dedi Mulyadi tentang putranya, seorang siswa SMP yang terjerumus dalam tawuran.
"Dia sering ikut tawuran di sawah, sama teman-temannya," ungkapnya, menggambarkan betapa resahnya ia dengan kenakalan sang anak.
Dedi Mulyadi sendiri mengakui bahwa fenomena kekerasan di kalangan siswa SMP memang mengkhawatirkan.
Baca Juga: Hardiknas 2025! Politisi PKS Dorong Ekosistem Pendidikan Inklusif dan Inovatif
"Sekarang ini, yang ganas-ganas itu memang dari anak SMP, sering banyak kasus kekerasan," tuturnya saat berdialog dengan Ela.
Namun, yang lebih menyayat hati adalah pengakuan Ela tentang ketidakberdayaannya dalam mendidik sang buah hati.
"Saya sudah tidak sanggup urus, karena saya juga sering tinggalkan dia untuk bekerja. Jadi, dia tinggal di rumah nenek, saya juga sudah cerai dengan suami," ujarnya, tersirat beban ganda yang ia pikul sebagai seorang ibu tunggal yang harus mencari nafkah.
Baca Juga: Kocak! Patah Hati di Hari Ultah, Warga Bogor Minta Damkar Temani Tiup Lilin
Dalam keputusasaan, Ela merelakan putranya untuk dididik di lingkungan militer selama enam bulan.
"Semoga setelah dari sana (barak militer), dia bisa menjadi pribadi yang lebih baik," harapnya dengan nada penuh harap.
Artikel Terkait
Banyak Bule Nakal Masuk Bali, Kemenparekraf Bakal Perketat Pengawasan Kepada Wisatawan
Gibran Tegas, akan Cabut IUP Tambang Nakal dan Wajibkan Pengusaha Bantu Warga Lokal
Menhan Prabowo Bangga Unhan RI Cetak Sejarah Luluskan 75 Sarjana Kedokteran Militer
100 Hari Era Prabowo: Presiden RI Minta Penegak Hukum Tindak Perusahaan ‘Nakal’ hingga Target Semua Anak Indonesia Makan Bergizi
Menpan RB Rini Widyantini Bongkar Praktik Nakal Kepala Daerah: Angkat Pegawai Non-ASN untuk Imbalan Pemenangan Pilkada
Minyakita 'Disunat': Mentan Amran Murka, Ancam Cabut Izin Perusahaan Nakal!
Revisi UU TNI Jadi Sorotan, Doktor Supriadi Ingatkan Soal Peran Militer dan Sipil
Pengadilan Militer Bebaskan 3 Oknum TNI AL dari Kewajiban Ganti Rugi, Ini 5 Alasannya
LPSK Desak Pengadilan Militer: Bedakan Restitusi dan Santunan dalam Kasus Penembakan Bos Rental Mobil!
Keluarga Korban Terima Keputusan Pengadilan Militer, Fokus pada Pemberatan Hukuman Pelaku Penembakan Bos Rental
Menkes Budi Gunadi Bongkar Praktik Nakal Dokter Anestesi: Tinggalkan Pasien Tertidur di Ruang Bedah, Bahaya!