Program ini bukan sekadar janji politik, tetapi juga harapan bagi banyak anak-anak Jakarta yang membutuhkan asupan gizi seimbang.
"Kami ingin memastikan semua kebijakan yang diambil sudah benar, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan," tambah Pramono.
Masyarakat Jakarta kini menanti keputusan akhir dari BGN. Jika izin diberikan, program sarapan gratis ini akan menjadi langkah besar dalam meningkatkan kualitas gizi anak-anak sekolah.
Namun, jika tidak, Pemprov DKI Jakarta telah menyiapkan alternatif dengan memperkuat infrastruktur kantin sekolah.
"Kami siap dengan segala kemungkinan," kata Pramono. "Yang terpenting, kami ingin memberikan yang terbaik untuk anak-anak Jakarta."
Baca Juga: Jakarta Bergejolak: Ribuan CASN dan PPPK Tuntut Pencabutan Surat Edaran Penundaan Pengangkatan
Keputusan BGN akan menjadi penentu arah kebijakan ini.
Apakah sarapan gratis akan menjadi kenyataan, atau kantin sehat yang akan menjadi solusi alternatif? Waktu yang akan menjawabnya.(*)
Artikel Terkait
Pilgub Jakarta 2024! Bukan Anies, PDIP Pertimbangkan Duet Pramono Anung-Rano Karno
Pramono Anung Siap Pimpin 55 Kepala Daerah yang Tunda Retret, Hasto Wardoyo: Jadwalnya akan Diatur
Jakarta Dikepung Banjir Kiriman: Pramono Anung Ungkap Biang Kerok, Modifikasi Cuaca Digencarkan!
Jakarta Siaga 2! Pramono Anung Temukan Tumpukan Sampah di Pintu Air Manggarai, 105 RT Terendam Banjir
Misi Atasi Stunting Terancam: KPK Ungkap Dugaan 'Permainan' di Program Makan Bergizi Gratis
KPK Endus Potensi 'Es Batu Mencair' di Anggaran Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Buka Suara!
Anggaran Makan Bergizi Gratis: Antara Harapan dan Dugaan Kecurangan
Ramadan Tiba, Menu Makan Bergizi Gratis Berubah: Tak Lagi Nasi, Demi Cegah Makanan Basi!
Drama Sarapan Gratis Jakarta: Izin Sempat Ditarik, Pramono Anung Kini Siap 'Merapat' ke BGN!