Sulawesinetwork.com - Bulan Ramadan membawa perubahan tak hanya pada rutinitas, tetapi juga pada menu Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas Badan Gizi Nasional (BGN).
Jika biasanya para siswa menikmati nasi dan lauk pauk bergizi, kini mereka akan disuguhkan menu yang lebih tahan lama seperti telur rebus, kurma, susu, dan kue kering fortifikasi.
Kepala BGN, Dadan Hindayana, menjelaskan bahwa perubahan ini bukan tanpa alasan.
Baca Juga: Purwakarta Darurat Banjir! Tanggul Jebol, Ratusan Keluarga Dievakuasi dari Kepungan Air Jatiluhur!
"Tujuannya agar menu yang dimakan pelajar pada sore hari tidak basi," ujarnya.
Kekhawatiran akan makanan yang tidak layak konsumsi menjadi pertimbangan utama dalam penyesuaian menu ini.
Tak hanya itu, BGN juga berencana menambahkan variasi menu seperti bubur kacang hijau atau kolak.
Baca Juga: Dr. Supriadi: Ramadhan Adalah Bulan Jackpot Pahala, Mari Perbanyak Amal Saleh
"Atau kolak yang jelas sumber komposisi gizinya tetap, di mana di situ ada protein, karbohidrat, dan ada serat," tambah Dadan.
Inovasi ini diharapkan dapat memberikan pilihan yang lebih beragam dan tetap memenuhi kebutuhan gizi siswa selama bulan puasa.
Perubahan menu ini tidak hanya terjadi di Jakarta, tetapi juga di berbagai daerah lainnya. Di Banyuwangi, Bupati Ipuk Fiestiandani memastikan bahwa program MBG tetap berjalan dengan penyesuaian.
Baca Juga: Siapkan Rumah untuk Guru, Begini Rencana Pemerintah
"Selama bulan puasa, program ini juga masih tetap bergulir tentu dengan penyesuaian," katanya.
Sementara itu, di Palangka Raya, Kepala SDN 1 Bukit Tunggal, Hardani, menjelaskan bahwa siswa menerima paket makanan yang berbeda dari biasanya, seperti makanan kering yang lebih tahan lama.
Artikel Terkait
Singgung Potensi Penyimpangan di Dapur MBG, Prabowo: Pakai Minyak Goreng yang Bersih
Dugaan Makanan Basi dan Berulat, Program MBG di Empat Lawang Disetop Sementara
Kepala BGN Pastikan MBG Tetap Dilaksanakan Seperti Biasa, Menu Telur Rebus hingga Kolak Jadi Pertimbangan
Kepala Badan Gizi Nasional Blak-blakan Sebut Mitra MBG hingga Jadi Penyebab Kasus Keracunan
Gibran Rakabuming Beberkan Pelaksanaan MBG Saat Menjadi Pemateri Retret Kepala Daerah: Mohon Dibantu
4 Poin Arahan Wapres Gibran Saat Mengisi Retret Kepala Daerah, dari Program MBG hingga Sertifikasi Halal UMKM
BGN Evaluasi SPGG Usai Temuan Makanan Belum Matang di Menu MBG
Pemda Tak Wajib Alokasikan Anggaran untuk MBG, tapi Bisa Berkontribusi
Program MBG Diminta Berpihak pada Peternak Lokal dan Rakyat, SPPG Harus Transparan
Ramadan Berkah, Gizi Anak Tetap Terjaga: BGN Evaluasi Menu MBG yang Sempat Jadi Sorotan