Selain perubahan menu, BGN juga memperkenalkan sistem kemasan baru yang lebih ramah lingkungan.
Kantong yang dapat dikembalikan ini telah diuji coba di Sukabumi dan kini diterapkan secara lebih luas.
Baca Juga: 5 Cara Ampuh Meredam Stres Saat Berpuasa, Bikin Ramadan Lebih Tenang
"Besoknya kantongnya harus dibawa kembali, ditukar dengan kantong yang isi sehingga tidak menimbulkan sampah," jelas Dadan.
Kebijakan ini tidak hanya menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga melatih kedisiplinan siswa.
Meskipun sempat menuai kritik, BGN memastikan bahwa program MBG selama Ramadan telah melalui berbagai uji coba dan evaluasi.
Baca Juga: Pastikan Kamtibmas Kondusif Selama Ramadhan, Polisi Patroli Hingga Dinihari
"Kami sudah siap," tegas Dadan. "Iya berbasis pengalaman tahun 2024 dan juga uji coba dalam pekan terakhir ini," tambahnya.
Dengan berbagai persiapan dan inovasi yang dilakukan, BGN optimis dapat menjaga asupan gizi anak-anak selama bulan Ramadan.(*)
Artikel Terkait
Singgung Potensi Penyimpangan di Dapur MBG, Prabowo: Pakai Minyak Goreng yang Bersih
Dugaan Makanan Basi dan Berulat, Program MBG di Empat Lawang Disetop Sementara
Kepala BGN Pastikan MBG Tetap Dilaksanakan Seperti Biasa, Menu Telur Rebus hingga Kolak Jadi Pertimbangan
Kepala Badan Gizi Nasional Blak-blakan Sebut Mitra MBG hingga Jadi Penyebab Kasus Keracunan
Gibran Rakabuming Beberkan Pelaksanaan MBG Saat Menjadi Pemateri Retret Kepala Daerah: Mohon Dibantu
4 Poin Arahan Wapres Gibran Saat Mengisi Retret Kepala Daerah, dari Program MBG hingga Sertifikasi Halal UMKM
BGN Evaluasi SPGG Usai Temuan Makanan Belum Matang di Menu MBG
Pemda Tak Wajib Alokasikan Anggaran untuk MBG, tapi Bisa Berkontribusi
Program MBG Diminta Berpihak pada Peternak Lokal dan Rakyat, SPPG Harus Transparan
Ramadan Berkah, Gizi Anak Tetap Terjaga: BGN Evaluasi Menu MBG yang Sempat Jadi Sorotan