Sulawesinetwork.com - Program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang digadang-gadang sebagai salah satu program prioritas pemerintah, kini diterpa isu tak sedap.
Di tengah gelontoran dana fantastis sebesar Rp71 triliun untuk tahun 2025 (dan kemungkinan tambahan Rp100 triliun jika percepatan program dilakukan), Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mulai mencium adanya praktik-praktik curang yang mengancam keberhasilan program ini.
Ketua KPK, Setyo Budiyanto, mengungkapkan adanya informasi mengenai oknum-oknum tak bertanggung jawab yang mencoba mengakali anggaran MBG.
Baca Juga: Prabowo Ajak Pengusaha Nasional Atasi Kemiskinan dan Buka Lapangan Pekerjaan
"Kami sampaikan (pengurangan harga) berdasarkan informasi, informasi kan belum diverifikasi, belum divalidasi, baru informasi," ujarnya di Gedung KPK Jakarta, Jumat (7/3/2025).
"Karena kegiatannya bersifat kegiatan pencegahan, maka kami sampaikan dengan harapan informasi ini bisa segera disikapi," imbuhnya.
Kekhawatiran KPK bukan tanpa alasan. Dengan anggaran yang terpusat di Badan Gizi Nasional (BGN) dan pelaksanaan yang tersebar di seluruh pelosok Indonesia, pengawasan menjadi tantangan tersendiri.
"Yang menjadi kekhawatiran, karena posisi anggaran di pusat, jangan sampai begitu sampai di daerah seperti es batu (yang mencair)," kata Setyo.
Laporan yang diterima KPK menyebutkan adanya pengurangan nilai makanan dari yang seharusnya Rp10.000 menjadi hanya Rp8.000.
"Kami sudah menerima laporan adanya pengurangan makanan yang seharusnya diterima senilai Rp10.000, tetapi yang diterima hanya Rp8.000," ungkapnya. "Ini harus jadi perhatian karena berimbas pada kualitas makanan," tegasnya.
Baca Juga: Pemprov Sulsel Dukung HIPMI Gelar Ramadhan Fest 2025 untuk Penguatan Ekonomi
Sebelumnya, Kepala BGN, Dadan Hindayana, telah menemui KPK untuk berdiskusi mengenai program ini.
Dalam pertemuan tersebut, Dadan menyatakan bahwa BGN juga berkoordinasi dengan berbagai lembaga pengawas lainnya, seperti BPKP, BPK, dan Kejaksaan Agung, untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas.
Artikel Terkait
Temuan Pisang Busuk di MBG, Gibran Janji Evaluasi dan Perbaiki Kualitas Makanan
Singgung Potensi Penyimpangan di Dapur MBG, Prabowo: Pakai Minyak Goreng yang Bersih
Dugaan Makanan Basi dan Berulat, Program MBG di Empat Lawang Disetop Sementara
Kepala BGN Pastikan MBG Tetap Dilaksanakan Seperti Biasa, Menu Telur Rebus hingga Kolak Jadi Pertimbangan
Kepala Badan Gizi Nasional Blak-blakan Sebut Mitra MBG hingga Jadi Penyebab Kasus Keracunan
Gibran Rakabuming Beberkan Pelaksanaan MBG Saat Menjadi Pemateri Retret Kepala Daerah: Mohon Dibantu
4 Poin Arahan Wapres Gibran Saat Mengisi Retret Kepala Daerah, dari Program MBG hingga Sertifikasi Halal UMKM
BGN Evaluasi SPGG Usai Temuan Makanan Belum Matang di Menu MBG
Pemda Tak Wajib Alokasikan Anggaran untuk MBG, tapi Bisa Berkontribusi
Program MBG Diminta Berpihak pada Peternak Lokal dan Rakyat, SPPG Harus Transparan