“Sama juga dengan karbohidrat, kalau orang sudah terbiasa makan jagung, ya karbohidratnya jagung meskipun nasi mungkin diberikan juga,” kata Dadan.
“Tapi di daerah-daerah yang memang tidak terbiasa makan jagung, ya makan nasi,” ujar Dadan lagi.
Menjadi contoh keberagaman yang dimiliki Indonesia
Mengenai perbedaan menu di tiap daerah, menurut Dadan akan menjadi pembelajaran bagi siswa.
Ia mengatakan jika hal tersebut bisa memberi contoh tentang keberagaman sumber daya alam yang dimiliki Indonesia.
“Itu kan keragaman sumber daya lokal yang bagus juga kalau kita mulai terapkan dan memberikan pelajaran kepada anak-anak bahwa keragaman dan kearifan lokal itu baik juga untuk ketahanan pangan di masing-masing daerah,” pungkasnya.(*)
Artikel Terkait
100 Hari Era Prabowo: Presiden RI Minta Penegak Hukum Tindak Perusahaan ‘Nakal’ hingga Target Semua Anak Indonesia Makan Bergizi
Dinkes Bulukumba Akui Telur Busuk Jadi Laporan Rutin Siswa Usai Konsumsi Makan Bergizi Gratis
Survei Indikator: Mayoritas Warga Puas dan Dukung Makan Bergizi Gratis
Bulukumba Disebut Belum Siap Laksanakan Program Makan Bergizi Gratis, Penyedia Abaikan Keluhan Siswa
Siswa SD Kritik Rasa Menu Makan Bergizi Gratis, BGN Siapkan Evalusi Tiap 20 Hari
Menu Makan Bergizi Gratis Anak SD Jadi Sorotan: Mana Gizinya?
Prabowo Perjuangkan Makan Bergizi Gratis di Sekolah Sejak 2006: Anak Harus Cukup Makan!
Prabowo Inspeksi Mendadak Dapur Umum Makan Bergizi Gratis di Rawamangun
Momen Prabowo Cek Pelaksanaan Makan Bergizi Gratis di Sekolah, Intip dari Jendela Tanpa Ganggu Jam Belajar
Program Makan Bergizi Gratis di Sejumlah Daerah Diprotes Soal Menu sampai Menyulap Resto jadi Dapur