Artinya: “Aku rela Allah sebagai Tuhan, Islam sebagai agama, dan Nabi Muhammad ﷺ sebagai nabi dan rasul,” (Habib Zein bin Ibrahin bin Sumaith, Al-Manhajus Sawi, (Tarim: Darul Ilmi wad Da’wah, 2005) hlm. 506).
Ikrar ‘radhîtu’ ini sangat penting karena kalimat ini merupakan sebuah pengakuan atau sebuah bentuk deklarasi seseorang atas keimanannya.
Barangsiapa yang benar-benar mengakui bahwa Allah sebagai Tuhan, Islam sebagai agama dan Nabi Muhammad sebagai Nabi, berarti eksistensi ketiga hal ini diakui oleh orang tersebut.
Apabila seseorang meyakini ketiga hal ini eksis, otomatis orang tersebut akan patuh terhadap semua aturan-aturan yang telah ditetapkan baik soal ibadah, halal-haram, hudud, muamalat, munakahat, dan lain sebagainya.
Walhasil, ada dua bacaan yang wajib diajarkan pertama kali oleh orang tua pada anaknya yaitu pelajaran membaca dua kalimat syahadah dan radlitu. Wallahu a’alam. (*)
Artikel Terkait
Keistimewaan Hari Minggu 'Ahad' Allah Menciptakan Tujuh Anggota Tubuh Anak Adam
Jangan Asal! Perhatikan Urutan Cara Mandi dan Membasuh Tubuh Sebelum Puasa Dzulhijjah 1444 H
Lahir dan Diutusnya Nabi Muhammad SAW Menjadi Rasul Salah Satu Keistimewaan Hari Senin Hingga Dosa Terampuni
Keistimewaan hari Selasa dalam ajaran Islam, Ini Kata Rasulullah SAW
Idul Adha! Bagaimana Hukum Berkurban untuk Orang yang Sudah Meninggal, Begini Penjelasannya