Dorongan untuk menggali lebih dalam dalam bidang ilmu tanah membawa Supriadi ke Institut Pertanian Bogor (IPB) untuk melanjutkan pendidikan magister dalam Bioteknologi Tanah dan Lingkungan.
Di IPB, ia menulis tesis yang berfokus pada faktor transkripsi MYB selama perkembangan nodul pada Lotus japonicus.
Penelitiannya ini tidak hanya menunjukkan ketertarikannya pada aspek genetika tanaman, tetapi juga kemampuannya dalam menerapkan pengetahuan akademisnya dalam konteks praktis dan aplikatif.
Baca Juga: Pemkab Bone Bakal Serahkan SK Ribuan PPPK 2023, Ini Formasinya
Mencapai Puncak dengan Gelar Doktoral di Jepang
Tidak puas dengan pencapaian pendidikan magisternya, Supriadi melangkah lebih jauh dengan meraih gelar doktor di Ehime University, Jepang.
Di sini, ia bergabung dengan The United Graduate School of Agricultural Sciences dan menyelesaikan disertasinya yang berjudul "Biological Nitrogen Fixation in Legume and Non-legume Plants." Disertasinya ini menjadi bukti nyata dari kecintaannya terhadap riset yang berkelanjutan dan inovatif dalam bidang agronomi.
Kontribusi dalam Penelitian dan Publikasi Ilmiah
Sebagai seorang ilmuwan muda yang berbakat, Supriadi aktif terlibat dalam berbagai proyek penelitian yang menitikberatkan pada pengikatan nitrogen pada tanaman legum dan bukan legum.
Baca Juga: Kisah Kamansa, Pengusaha Meubel yang Sukses Berkat Bantuan Modal Usaha
Salah satu prestasinya yang signifikan adalah konstruksi faktor transkripsi LjFer dan transformasi gen LjFer ke dalam tanaman Lotus japonicus menggunakan teknik transformasi akar berbulu.
Ia juga terlibat dalam isolasi bakteri dari tebu dan membuat mutan T3SS yang diisolasi dari tanaman Clitoria ternatea.
Kiprahnya dalam penelitian ini tidak hanya diakui di tingkat nasional, tetapi juga internasional, seperti yang terlihat dari keanggotaannya dalam Japanese Society of Soil Science and Plant Nutrition serta Japanese Society of Plant Microbe Interaction.
Baca Juga: Bulukumba Alami Inflasi 0,01 Persen di Juni 2024, Ternyata Ini Penyebabnya
Supriadi telah menerbitkan sejumlah artikel ilmiah terkemuka, termasuk penelitian tentang diversitas bakteri dalam akar tebu di Kagawa, Jepang, yang diterbitkan dalam jurnal Plant Biotechnology.
Artikel Terkait
Tak Ingin Jadi Bahan Tertawaan Publik, PKS Usul Calon Ketua DPRD Bulukumba yang Layak
Calon Ketua DPRD Bulukumba 2024! Sosok Supriadi Dalam Sorotan, Bersaing Ketat dengan Lima Nama Lain
Video Viral: Remaja Terjepit di Mal, Apa Yang Terjadi Selanjutnya?
Rahasia 'Bingkisan' Mantan Suami, Kisah Eka Putri yang Viral di Medsos
Geger! Pria Nekat Curi Celana Dalam Pria yang Disukainya
Bulukumba Alami Inflasi 0,01 Persen di Juni 2024, Ternyata Ini Penyebabnya
Kisah Kamansa, Pengusaha Meubel yang Sukses Berkat Bantuan Modal Usaha
Pemkab Bone Bakal Serahkan SK Ribuan PPPK 2023, Ini Formasinya
Teknologi Kamera Canggih Nokia X900, Menembus Batas dalam Fotografi Mobile
Perbandingan Kamera Nokia X900 dengan Nokia Magic Max 2024, Mana yang Lebih Unggul?
44 Personel Polres Bulukumba Naik Pangkat, Kapolres: Semoga Amanah dan Bertanggungjawab