Gempa bumi dan aktivitas gunung berapi biasa terjadi di Filipina karena posisinya di "Cincin Api" Pasifik tempat lempeng tektonik bertabrakan.
Lima tahun lalu, Mayon mengungsikan puluhan ribu orang setelah memuntahkan jutaan ton abu, bebatuan, dan lahar.
Letusan paling kuat negara itu dalam beberapa dekade terakhir adalah Gunung Pinatubo pada tahun 1991 yang menewaskan lebih dari 800 orang.
Bencana itu menghasilkan awan abu yang menempuh jarak ribuan kilometer. (*)
Artikel Terkait
Jamaah Haji Dapat Asuransi Jiwa dan Kecelakaan Sejak Masuk Asrama, Begini Ketentuannya
Tahun Depan Tukin Bakal Dihapus, Ada Skema Baru Bagi Penerima, Berikut Penjelasannya
Drama Adu Pinalti, Pluim Gagal, Bali United Wakili Indonesia ke LCA 2023
Liga Champions Asia, Wiljam Pluim Gagal Eksekusi Pinalti, PSM Makassar Dihentikan Bali United
Heboh! 288 Siswa Menjadi Korban Penipuan EO Study Tour, Rp474 Juta Raib Dibawa Kabur